Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

INFO BANTEN

Terbaru, 1.231 Rumah Rusak Akibat Gempa Banten

rumah rusak akibat gempa banten (Foto: Kompas.com)

MURIANEWS, Banten- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mencatat ada sebanyak 1.231 rumah yang rusak akibat gempa bumi magnitude 6.6. di wilayah Selat Sunda. Jumlah tersebut bertambah setelah sebelumnya dilaporkan ada 738 rumah yang rusak.

Jumlah rumah yang rusak tersebut berada di 46 kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang yang terdampak. Rumah rusak itu tersebar di 159 desa. Rinciannya, rusak ringan sebanyak 715 rumah, rusak sedang sebanyak 290 rumah dan rusak berat sebanyak 226 rumah.

“Masih terus pendataan. Namun, tidak ada korban jiwa hanya luka-luka saja terkena runtuhan bangunan,” ujar Kepala Pelaksanan BPBD Banten, Nana Suryana seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (15/1//2022).

Baca: Hari Ini, Banten Diguncang Gempa Susulan Hingga 6 Kali

Nana merinci, dari total rumah yang rusak, mayoritas ada di Kabupaten Pandeglang. Di daerah itu tercatat ada 1.100 rumah yang rusak. Terdiri dari rusak ringan sebanyak 617 rumah, rusak sedang sebanyak 268 rumah dan rusak berat sebanyak 214 rumah.

Baca: Terbaru, Rumah Rusak Akibat Gempa Banten Sebanyak 738 Unit

Sementara di Kabupaten Lebak tercatat ada 122 rumah yang mengalami rusak. Terdiri dari rusak ringan 98 rumah, rusak sedang 12 rumah dan rusak berat 12 rumah. Di Kabupaten Serang tercatat ada 12 rumah warga di empat desa yang mengalami rusak sedang.

Selain rumah, BPBD juga melaporkan terjadi kerusakan pada 18 gedung sekolah, 14 puskesmas, empat sarana ibadah, empat kantor pemerintah, dua fasilitas umum dan satu tempat usaha.

Baca: 5 Fakta Penting dan Wajib Diketahui Tentang Gempa Banten

Kerusakan terparah terjadi di wilayah Kabupaten Pandeglang, khsusunya di Kecamatan Sumur yang dekat dengan pusat gempa.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...