Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Angkat Retribusi, Disdagperin Pati Bidik UMKM di Plaza Pragolo

Angkat Retribusi, Disdagperin Pati Bidik UMKM di Plaza Pragolo
Plaza Pragolo Pati menjadi target Disdagperin untuk mendongkrak pendapatan dari retibusi. (MURIANEWS/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Guna mengangkat pendapatan dari retribusi, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati membitik Plaza Pragolo Pati.

Mereka berencana mengenakan retribusi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang menempati Plaza Pragolo Pati.

Itu diungkapkan Kepala Disdagperin (Kadisdagperin) Kabupaten Pati Hadi Santosa saat ditemui di ruang kerjanya. Menurutnya, kebijakan itu untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Disperindag Kabupaten Pati memang dituntun memberikan suntikan pendapatan kepada kas daerah. Target mereka cukup tinggi pada tahun ini yakni Rp 9,5 miliar. Hadi mengatakan selama ini pelaku UMKM di Plaza Pragolo Pati tidak dikenai retribusi.

Baca juga: Disdagperin Pati Gagal Capai Target Pendapatan

“Pasar Pragolo selama ini kita tidak mengenakan retribusi apapun. Karena awalnya untuk mengenalkan produk asli Pati. Semacam insentif bagi UMKM untuk mengenalkan produk asli Pati,” ujar Hadi.

Nantinya, pihaknya memungut bermacam retribusi. Mulai dari penggunaan parkir, penggunaan lapak-lapak hingga pemakaian aula Plaza Pragolo Pati. Namun, rencana pemberlakukan retribusi ini masih butuh persetujuan Bupati Pati Haryanto maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati.

“Ke depan memang sudah kami persiapkan untuk pungutan retribusi. Mungkin bisa disetujui Bupati Pati Haryanto maupun Dewan agar bisa menambah PAD,” kata Hadi.

Menurutnya, kebijakan itu perlu pemikiran yang dalam. Lantaran tujuan berdirinya Plaza Pragolo Pati untuk mengenalkan produk unggulan Pati dan tidak untuk mencari pendapatan.

“Kita belum bisa menghitung (retribusinya). Karena perlu pemikiran yang mendalam juga. Nanti kita sesuaikan dengan aturan yang ada,” tandasnya.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...