Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pasar Kliwon Kudus Pernah Alami Kebakaran Besar

Pasar Kliwon Kudus masih jadi primadona sejak 1960-an. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Sejak berdiri pada 1960an, Pasar Kliwon Kudus pernah beberapa kali kebakaran. Terakhir terjadi pada Kamis (13/1/2022) di Blok D1 Pasar Kliwon Kudus.

Kebakaran itu menimpa kantor BRI unit Pasar Kliwon Kudus. Peristiwa itu menyebabkan kerugian sekitar Rp 50 juta. Sekitar setahun sebelum juga pernah terbakar di Blok A Pasar Kliwon Kudus.

Peristiwa yang terjadi pada 16 Februari 2021 pukul 16.00 WIB itu sempat membuat kepanikan para pedagang disana. Itu mengingat 10 tahun sebelumnya, yakni September 2011 Pasar Kliwon Kudus juga kebakaran.

Tiga peristiwa kebakaran terakhir itu diduga disebabkan adanya konsleting listrik atau hubungan arus pendek. Namun ternyata, ada kebakaran yang lebih besar terjadi.

Baca juga: Pasar Kliwon Kudus Jadi Primadona Sejak 1960-an

Diungkapkan Sejarawan Kudus, Sancaka Dwi Supani kebakaran hebat itu terjadi sekitar tahun 1979. Akibat kebakaran itu, bangunan pasar sampai dibongkar total dan dibangun kembali.

Namun, Supani tak mengetahui penyebab kebakaran itu secara pasti. Sebab, saat itu, Supani masih duduk di bangku kelas 2 SMP.

“Di sekitar tahun 1979 hingga 1980 itu memang merupakan kebakaran terbesar yang menimpa Pasar Kliwon. Semua bagian pasar terbakar dan tidak ada yang tersisa. Yang saya lihat pedagang saat itu menangis karena tidak dapat mengamankan dagangannya,” katanya, Jumat (14/1/2022).

Supani menceritakan, Pasar Kliwon Kudus akhirnya dibangun kembali pada 1981. Proses pembangunannya memakan waktu setahun lebih.

“Full dibangun total Pasar Kliwonnya. Saat itu bupati Kudus bernama Wimpie Hardono. Beliau mengungsikan pedagang Pasar Kliwon ke pasar penampungan sementara yang lokasinya sekarang ini jadi Lapangan Rendeng,” terangnya.

Supani menambahkan, sejauh ini menurutnya Pasar Kliwon sudah direnovasi sebanyak tiga kali. Namun, dia lupa tahun pelaksanaan renovasi tersebut.

“Hingga saat ini sudah tiga kali Pasar Kliwon direnovasi. Menurut saya Pasar Kliwon yang sekarang lebih rapi. Karena sudah tidak seperti dulu yang penataannya campur aduk. Misalnya pedagang ikan letaknya dengan pedagang sepeda,” ungkapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...