Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Polisi Pati Tilang Kereta Kelinci, Ada Apa?

Polisi Pati Tilang Kereta Kelinci, Ada Apa?
Satlantas Polres Pati bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati menertibkan odong-odong. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Satlantas Polres Pati bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Pati menindak kereta kelinci atau odong-odong yang beroparesi di jalan raya. Sedikitnya sepuluh kereta kelinci ditilang sejak Sabtu (8/1/2022).

Penindakan itu dilakukan karena kereta kelinci itu beroperasi bukan pada tempatnya. Di mana, kereta kelinci yang harusnya beroperasi di tempat wisata itu dioperasikan di jalan raya.

Kasatlantas Polres Pati AKP Adis Dani Garta, S.I.K., M.H. melalui Kaur Bin Ops Ipda Muslimin mengatakan sebelumnya pihaknya telah memberikan sosialisasi terkait aturan penggunaan kereta kelinci.

“Kita sosialisasikan tentang aturan larangan merakit dan operasionalisasi kereta kelinci di jalan raya, sosialisasi melalui radio sampai dengan teguran,” ungkap Ipda Muslimin, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Nekat Melintas di Jalan Raya, Kereta Kelinci di Grobogan Dikandangkan Polisi

Namun beberapa upaya yang sudah dilakukan tidak berdampak terhadap berkurangnya odong-odong yang beroperasi di jalan. Bahkan semakin lama semakin banyak yang beroperasi di jalan raya. Maka dari itu pihaknya menilang dan menyita odong-odong sebagai barang bukti tilang.

Ipda Muslimin mengungkapkan selain rawan menimbulkan kecelakaan, odong-odong juga berpotensi terjadinya konflik sosial, karena akan menimbulkan perseteruan dengan paguyuban angkutan penumpang umum.

“Juga berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19 karena tidak ada pembatasan penumpang dan tidak ada pengaturan jarak tempat duduk,” kata dia.

Berdasarkan pengamatannya ada beberapa ruas jalan yang menjadi route odong-odong. Di antaranya Jalan Pati – Kayen, Jalan Kayen Tambakromo, Jalan Tambakromo-Gabus, Jalan Gabus-Winong dan Jalan arah Wisata Gua Pancur atau Makam Syeh Jangkung.

Selain jalan itu pihaknya juga akan melakukan penertiban odong-odong di jalan lainnya. “Akhir pekan ini akan kami operasi penertiban lagi. Jalannya akan berkembang lagi. Menyesuaikan sikon (situasi dan kondisi, red) ke depan,” tandas IPDA Muslimin.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...