Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

WOW! Anggaran Dinas Pendidikan Grobogan Paling Tinggi, Segini Jumlahnya

WOW, Anggaran Dinas Pendidikan Grobogan Paling Tinggi, Segini Jumlahnya
Bupati Grobogan Sri Sumarni menyerahkan DPA kepada para kepala OPD di Gedung Riptaloka, Setda Grobogan, Kamis (13/1/2022). (Murianews/Saiful Anwar).

MURIANEWS, Grobogan – Pagu anggaran pada Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan 2022 tercatat paling tinggi di antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, yakni sebesar Rp 849 miliar.

Anggaran yang Dinas Pendidikan itu bahkan, nyaris dua kali lipat lebih banyak dibandingkan punya Dinas Kesehatan Grobogan yang hanya Rp 425 miliar. Padahal Dinas Kesehatan masih disibukan dengan penanganan Covid-19 yang belum tuntas.

Padahal, posisi Dinas Kesehatan Grobogan berada di urutan ketiga. Sementara di urutan kedua, ada Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD). Jumlah pagu anggarannya pun sedikit di atas Dinas Kesehatan, yakni Rp 495 miliar saja.

Sementara, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) hanya memiliki pagu anggaran sebesar Rp 283 miliar. Padahal, OPD ini menjadi tulang punggung untuk menuntaskan program infrastruktur yang dicanangkan Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Baca juga: Kadinas Pendidikan Grobogan Janji Kerahkan Pelajar ke Desa Banjarejo untuk Wisata Edukasi Sejarah

Angka-angka itu terungkap dalam agenda penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) untuk OPD lingkup Setda Grobogan. Penyerahan dilakukan Bupati Grobogan Sri Sumarni di Gedung Riptaloka Setda Grobogan, Kamis (13/1/2022).

Total ada 48 OPD dinas dan kecamatan yang menerima DPA yang diserahkan langsung Bupati Grobogan Sri Sumarni. Dalam agenda tersebut turut hadir perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Wakil Ketua DPRD Grobogan Sugeng Prasetyo serta Sekda Grobogan Moh Sumarsono.

Bupati Sri Sumarni dalam kesempatan tersebut mengingatkan agar OPD langsung bekerja sesuai dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya. Bupati mewanti-wanti agar jangan sampai kegiatan menumpuk di akhir tahun.

“Tinggalkan pola-pola lama seperti bersantai-santai karena masih awal tahun. Terus tiba-tiba di akhir tahun wah sibuk, padat, kejar target,” katanya.

Bupati Sri menyatakan bakal mengecek kegiatan para OPD pada triwulan pertama, yakni pada awal April mendatang. Harapannya, OPD bisa segera memberikan manfaat kepada masyarakat dengan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...