Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pati Kekurangan Puluhan Kepala Sekolah

Pati Kekurangan Puluhan Kepala Sekolah
Pengukuhan kepala sekolah tingkat SD dan SMP Negeri di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (13/1/2022). (MURIANEWS/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Kabupaten Pati mengalami kekurangan kepala sekolah di awal 2022 ini. Bahkan jumlahnya ada sekitar 70 sekolah. Itu diungkapkan Bupati Pati Haryanto, Kamis (13/1/2022).

Dalam sambutan pengukuhan jabatan kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Pendapa Kabupaten Pati, Haryanto mengatakan, kurangnya jumlah kepala sekolah itu karena banyaknya orang yang menduduki jabatan itu telah purnatugas.

Untuk sementara ini, sekolah yang jabatan kepala sekolahnya kosong diisi dari sekolah lain.

“Sekitar ada 70 kosong kepala sekolah.  Mungkin (kepala sekolah yang dilantik ini) ada yang merangkap ini. Karena ada yang pensiun. Kemarin Disdikbud, SDM-nya belum mencukupi (untuk menambah kepala sekolah),” ujar Haryanto.

Baca juga: Ada Disabilitas di Pati Jadi Korban Pemerkosaan, PPDI: Pelaku Harus Dihukum Setimpal

Ditemui selepas acara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Pati Winarto mengatakan kekurangan puluhan kepala sekolah ini kebanyakan dari sekolah dasar. Angka itu diprediksi bertambah. Itu disebabkan ada 18 kepala sekolah yang pensiun tahun ini.

“SD ada 70 kekurangan kepala sekolah. SMP ada 1 di SMPN 2 Juwana. Belum lagi ada 18 yang pensiun tahun ini,” ujar Winarto.

Winarto mengatakan kekurangan ini ada lantaran minat guru SD untuk menjadi kepala sekolah rendah. Guru SD lebih memilih hanya menjadi guru daripada mendapat tambahan tugas jadi kepala sekolah.

Selain itu, syarat untuk menjadi kepala sekolah dulu lebih berat yakni minimal harus golongan IIIC. Di mana masih sedikit guru di Kabupaten Pati yang masuk golongan ini. Ia bersyukur, kini syarat itu turun jadi IIIB.

“Minat kepala sekolah SD rendah. Yang minat itu mendekati pensiun. Sedangkan guru-guru muda belum sampai (golongan) III C. Untuk ke depan, promosi ini bisa dimulai dari III B. Didukung Permendiikbud nomer 40 2021. Alhamdulillah sekarang (golongan) IIIB dulu III C,” tandasnya.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...