Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Tenggelam, Bocah 5 Tahun di Sragen Meninggal Dunia

ILUSTRASI

MURIANEWS, Sragen — Yudanta Alfarizi (5) meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit usai tenggelam di aliran Sungai Sawur, di Dukuh Ngundaan RT 3, Desa Glonggong, Kecamatan Gondang, Sragen, Kamis (13/1/2022).

Bocah malang tersebut diduga terlepeset saat bermain dengan temannya di pinggir sungai. Sayangnya, saat ditemukan nyawa korban sudah tak dapat diselematkan.

Kapolsek Gondang AKP Sudarmaji mengatakan peristiwa itu bermula saat korban bermain dengan dua temannya, yakni Alta (4) dan Guntur (5). Ketiganya bermain di tepi Sungai Sawur pada pukul 10.50 WIB. Saat bermain itulah tiba-tiba korban terpeleset dan terjatuh ke sungai dan tenggelam.

Dua temannya langsung berlari meminta tolong kepada warga sekitar. Kemudian warga bersama-sama mencari korban dengan menyisir sungai.

“Setelah beberapa saat akhirnya korban ditemukan. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Gondang tetapi nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Gondang. Kami langsung melakukan langkah-langkah tindak lanjut,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com.

Keterangan serupa disampaikan warga Ngudaan RT 002, Sumanto, yang ikut mencari Yudanta saat kedua rekan korban meminta pertolongan.

“Saat saya ke lokasi korban sudah tenggelam. Kejadiannya antara pukul 10.00 WIB-11.00 WIB. Warga mengetahui kejadian itu saat pengasuh korban berteriak meminta tolong. Sebenarnya anak-anak jarang bermain di tepi sungai tetapi entah tidak tahu mereka bermain di bantaran sungai,” ujar Sumanto.

Warga sempat menyelam di kedung yang berjarak 10 meter dari lokasi kejadian. Saat itulah, kata dia, ada warga yang menemukan korban. Korban langsung di angkat dan upayakan pertolongan pertama kemudian dilarikan ke klinik.

“Ternyata setelah sampai di klinik, korban tidak tertolong karena sudah dinyatakan meninggal dunia. Saat kejadian kedua orang tua korban bekerja dan korban diasuh warga yang tinggal dekat rumah korban,” terangnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...