Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Ini Jawaban Pihak Unan Purwodadi Usai Didemo Mahasiswanya

Ini Jawaban Pihak Unan Purwodadi Usai Didemo Mahasiswanya
Plt. Rektor Unan Purwodadi Purhadi saat memberikan penjelasan kepada mahasiswa yang berunjukrasa di depan gerbang kampus, Kamis (13/1/2022).

MURIANEWS, Grobogan – Pihak Universitas An Nuur (Unan) Purwodadi, Grobogan akhirnya menyetujui tuntutan para mahasiswa tentang kewajiban asrama. Tuntutan transparansi keuangan juga disetujui para pimpinan Unan Purwodadi.

Presiden BEM Unan Purwodadi Umar Haji Mussa’id mengungkapkan penghapusan kewajiban asrama bagi mahasiswa akan diwujudkan dalam surat keputusan (SK) yang diterbitkan paling lambat pada Jumat (14/1/2022) besok.

“Pertama, kampus tidak akan mewajibkan mahasiswa asrama dan akan diwujudkan dalam SK yang paling lambat diterbitkan besok (Jumat, 14/1/2022). Kedua, akan memperbaiki transparansi anggaran pembayaran di kampus,” kata Umar usai audiensi dengan pimpinan kampus, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Mahasiswa Unan Purwodadi Demo, Ada Apa?

Berikutnya, pihak kampus setuju untuk memperbaiki kebijakan-kebijakan yang ada. Dalam pengambilan kebijakan itu, pihak kampus mengklaim akan melibatkan mahasiswa.

Selain itu, kampur juga berjanji memperbaiki fasilitas dan sarana prasarana untuk mahasiswa serta mewujudkan kampus merdeka.

“Peraturan selama ini selalu sepihak. Tidak pernah mengajak dari perwakilan mahasiswa untuk ikut andil dalam mengambil keputusan,” paparnya.

Sementara itu, Pendiri Yayasan An Nuur Purwodadi Waridah Nasution mengungkapkan, kebijakan asrama bagi mahasiswa tentu bertujuan baik. Yakni, agar mahasiswa lebih disiplin dan dapat dibina secara optimal.

Selain itu, biayanya juga terjangkau, yakni, hanya Rp 600 ribu per bulan. Biaya tersebut sudah termasuk makan sehari tiga kali. Diharapkan, dengan aturan tersebut, mahasiswa tidak keberatan secara ekonomi.

“Tuntutan mahasiswa, mereka tidak mau diasrama tidak apa-apa. Tapi dia yang rugi kan. Kalau di asrama kita bisa membentuk kepribadian. Lebih bagus lah,” tutur Waridah.

Plt Rektor Unan Purwodadi, Purhadi menambahkan, dengan asrama diharapkan pengawasan lebih bagus. Dalam asrama pun, kata dia, masih banyak kelonggaran. Para mahasiswa masih dibolehkan membawa motor, HP, dan laptop.

“Boleh bawa motor, HP, laptop. Cuman kalau keluar jam 12 malam ya tidak boleh. Itu kan mendidik,” kata dia.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...