Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Diajak Beli HP, Bocah 14 Tahun Malah Diperkosa Tetangga di Hotel

Petugas meminta keterangan terduga pelaku pemerkosaan anak di bawah umur. (Polresta Banyumas)

MURIANEWS, Banyumas – Satreskrim Polresta Banyumas mengamankan KS (58) warga Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap. Pria paruh baya itu ditangkap lantaran diduga memperkosa tetangganya sendiri di salah satu hotel di Banyumas.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry mengatakan, kejadian memilukan itu menimpa TR (14) seorang gadis warga Kesugihan, Cilacap. Awalnya pelaku KS menjemput korban di sekolah, Kamis (9/12/2022).

Saat itu, pelaku mengaku untuk diantar membeli hanphone (HP). Karena masih tetangga, korban tidak curiga. Apalagi, pelaku sempat mengantar korban kerumahnya untuk berganti pakaian.

”Selanjutnya tersangka mengajak korban pergi untuk membeli handphone. Tapi setelah itu korban dibawa ke Hotel yang ada Kecamatan Rawalo, Banyumas,” kata Kasatreskrim dalam siaran persnya di laman Humas Polri, Kamis (13/1/2022).

Setelah tiba di hotel, lanjutnya, tersangka memesan kamar dan menyuruh korban untuk membuka pakaian. Namun korban menolak hingga akhirnya pelaku memaksa dan terjadi pemekosaan.

“Setelah itu tersangka mengatakan kepada korban “jangan bilang siapa-siapa, nanti banyak yang marah” selanjutnya korban dan tersangka keluar dari kamar hotel lalu tersangka mengantar korban pulang kerumah”, jelas Berry.

Meski begitu, korban akhirnya mengadu kepada orang tuanya. Sang ayah yang tersulut emosi, akhirnya melaporkan perbuatan pelaku kepada Satreskrim Polresta Banyumas.

Dengan berbekal laporan dan keterangan korban dan juga saksi-saksi, tim mengamankan pelaku beserta barang bukti pakaian dan kerudung korban.

“Saat ini pelaku sudah kita tangkap. Pelaku dijerat dengan Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 Jo UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” tambah Kasatreskrim.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...