Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Warga Kudus di Wilayah Ini Diminta Waspada Terhadap Bencana

Warga Kudus di Wilayah Ini Diminta Waspada Terhadap Bencana
Salah seorang warga mendorong kendaraannya yang mogok saat melintasi jalan Dukuh Ngeprek, Desa Mejobo saat banjir beberapa waktu lalu (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Warga Kudus yang tinggal di wilayah rawan bencana diminta untuk mulai siaga dan waspada. Pasalnya, curah hujan di Kota Kretek hingga kini masih berpotensi tinggi.

Antisipasi dengan penyiapan tas evakuasi berisi surat-surat berharga maupun perlengkapan pengungsian pun dianjurkan. Dengan begitu, ketika terjadi bencana alam yang tiba-tiba dan membutuhkan evakuasi, prosesnya bisa cepat dilakukan.

“Dengan begitu bisa meminimalisir adanya dampak dari bencana alam karena proses evakuasi yang cepat,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Budi Waluyo, Kamis (13/1/2022).

Berdasarkan pemetaan BPBD, imbuh dia, ada sejumlah desa di enam kecamatan se-Kabupaten Kudus yang rawan bencana.

Baca juga: Sehari, Bencana Tanah Longsor Timpa Dua Desa di Kudus

Desa-desa di Kecamatan Dawe dan Gebog seperti Desa Ternadi, Rahtawu, hingga Japan memiliki potensi bencana longsor. Sementara, di Kecamatan Jati, Mejobo, Undaan, dan Kaliwungu seperti Desa Jati Wetan, Setrokalangan, hingga Golantepus dan Kesambi memiliki potensi banjir.

“Kami harapkan para camat juga aktif memonitoring wilayahnya masing-masing dan berkoordinasi dengan kami bila ditemukan potensi bencana,” imbuhnya.

Khusus untuk desa di wilayah atas, lanjut Budi, selain diwanti-wanti untuk siaga menghadapi bencana longsor, juga diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Pasalnya, tumpukan sampah dari atas biasanya bermuara di bawah.

Hingga akhirnya menyebabkan penumpukan sampah di Sungai Piji di Desa Kesambi Kecamatan Mejobo.

“Ini yang kemudian membuat banjir limpasan dan dikhawatirkan nanti akan membuat tanggul jebol, kami harapkan ini jadi antisipasi bersama,” tuturnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...