Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

BINDA Jateng Gelar Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di 16 Titik Grobogan

BINDA Jateng Gelar Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di 16 Titik Grobogan
Petugas dari BIN sedang melakukan vaksinasi pada siswa SDN 1 Putat, Kecamatan Purwodadi. (MURIANEWS/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Jateng, kembali menyelenggarakan kegiatan vaksinasi massal di Kabupaten Grobogan, Rabu (12/1/2022). Adapun sasaran kali ini, yakni vaksinasi anak usia 6-11 tahun atau siswa sekolah dasar.

Kegiatan vaksinasi anak di Grobogan ini dilangsungkan di 16 titik. Salah satunya di SDN 1 Putat, Kecamatan Purwodadi.

Sebelumnya, Binda Jateng sudah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi di sejumlah tempat di Grobogan. Antara lain di Desa Sumberejosari, Kecamatan Karangrayung dan Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh.

Selain di balaidesa, vaksinasi juga dilakukan secara door to door pada masyarakat. Kemudian, vaksinasi untuk para pelajar dan santri yang pelaksanaannya ditempatkan di SMPN 1 Kradenan dan SMPN 2 Kradenan.

Baca juga: Vaksinasi di Dua Lokasi Ditunda, Ini Penjelasan Dinkes Grobogan

Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto mengungkapkan, pada hari ini, pihaknya menyelenggarakan vaksinasi massal untuk usia 6-11 tahun, pelajar serta masyarakat secara door to door di enam kabupaten. Yakni, Kabupaten Kebumen, Wonosobo, Banjarnegara, Pekalongan, Demak dan Grobogan.

“Target peserta vaksinasi hari ini sebanyak 6.835 orang. Dalam vaksinasi ini, setidaknya ada 295 nakes yang kita libatkan,” katanya.

Untukjenis vaksin yang dipergunakan bagi pelajar masih jenis Sinovac yang telah mendapatkan izin dari BPOM untuk dipergunakan bagi anak/pelajar usia 6-11 tahun. Sementara untuk masyarakat secara door to door menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan.

“Vaksinasi anak ini sangat diperlukan mengingat mereka ini juga rentan tertular virus Corona. Dukungan orang tua dan seluruh pihak, seperti guru sangat diperlukan untuk suksesnya pelaksanaan vaksinasi ini. Beruntung saat ini orang tua sudah sangat memahami pentingnya vaksinasi anak,” sambung Sondi.

Menurutnya, vaksinasi warga secara door to door selama ini telah terbukti meningkatkan partisipasi warga yang akan divaksin. Selain mendirikan sentra vaksinasi, Binda Jateng bersama dengan tenaga kesehatan juga melakukan jemput bola terhadap warga yang tidak hadir ke sentra vaksinasi. Konsep ini, sangat membantu warga terutama yang memiliki keterbatasan menuju ke sentra-sentra vaksin.

Sondi menyatakan, untuk vaksinasi booster atau dosis ketiga yang dilaunching Presiden Joko Widodo hari ini, diutamakan sasaran kelompok lanjut usia dan kelompok rentan.

Vaksinasi dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat. Apalagi kini virus Covid-19 terus bermutasi, bisa menjadi lebih ganas dari yang sebelumnya.

Dalam rangka mendukung upaya vaksinasi booster, pada hari ini Binda Jateng juga melaksanakan pencanangan awal untuk wilayah jateng yang direncanakan di Kota Semarang serta Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo dan Pekalongan.

Langkah vaksinasi ini merupakan upaya untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity sehingga masyarakat lebih terlindungi. Terutama antisipasi varian mutasi baru dari virus covid-19.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...