Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jalan Lingkar Timur Kudus Rusak, Diduga Karena Ini

Jalan Lingkar Timur Kudus Rusak Diduga Karena Ini
Kendaraan melintasi alat berat yahg sedang melakukan pembongkaran di Jalan Lingkar Timur, Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Jalan Lingkar Timur Kudus, tepatnya di Desa Gulang, Kecamatan Mejobo yang rusak kini diperbaiki. Kerusakan jalan itu diduga disebabkan over tonase dari kendaraan yang melintas.

Pengawas Konsultan dari PT Adhiyasa Desicon, Muhtarom mengatakan saat ini pihaknya sedang menyelesaikan pengerjaan jalan sepanjang 2,4 Kilometer. Proses pengerjaan masih di tahap pembongkaran beton lama. Proses pengerjaan sudah dilakukan sejak Senin (3/1/2022) lalu.

“Panjang efektif yang kami kerjakan itu 2,4 Kilometer. Kami kerjakan bertahap dimulai dari yang di Kudus ini dulu kemudian nanti berlanjut sampai ke arah perbatasan Pati,” katanya, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Beton Jalan Lingkar Timur Kudus Mulai Dibongkar

Muhtarom menyebut penyebab berlubangnya jalan di Lingkar Timur lantaran dilewati kendaraan yang over tonase. Selain itu, kondisi pondasi jalan di bagian bawah dirasa kurang bagus.

“Kontur tanahnya juga kurang bagus. Dan tanahnya ini bergeser. Sehingga rentan berlubang,” ujarnya.

Dia tidak menampik jika kondisi ruas jalan sudah tidak bagus dan urgen untuk diperbaiki. Pihaknya saat ini berupaya agar jalan segera selesai diperbaiki, sehingga nantinya bisa segera dimanfaatkan.

“Tetapi saya tidak bisa memastikan berapa lama jalan ini bisa digunakan. Karena ada bagiannya sendiri yang menghitung durasi ketahanan beton. Yang jelas kami menggunakan spesifikasi yang sudah sesuai,” ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Pembantu pelaksana dari PT. Delta Marga, Maryanto. Menurutnya, banyaknya lubang dikarenakan karena kendaraan yang over tonase dan adanya pergerakan tanah.

“Banyak lubang memang. Penyebabnya karena kendaraan yang lewat sini kan seringnya over tonase. Ditambah lagi tanah di sini itu gerak,” sambungnya.

Maryanto melanjutkan, pengerjaan perbaikan jalan saat ini tidak terpengaruh kondisi hujan. Sebab, saat ini masih tahap pembongkaran.

“Paling nanti kalau sudah tahapan pengecoran agak terganggu kalau hujan. Kalau saat ini belum terganggu,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...