Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Bacok Korbannya Hingga Tewas, Begal Sadis di Demak Ini Ternyata Pelajar SMK

Petugas Polres Demak menunjukkan barang bukti saat menggelar kasus begal di bawah umur yang menewaskan seorang pria pada Senin (13/12/2021) lalu di Mapolres setempat, Rabu (12/1/2022).  (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Demak – Satreskrim Polres Demak berhasil mengungkap kasus begal sadis yang menyebabkan korbannya tewas, Senin (13/12/2021) lalu, di Jalan Raya Bulusari-Bleromg, Kecamatan Guntur, Demak.

Kasus tersebut terungkap setelah adanya pengembangan dari kasus serupa dan hasil pemeriksaan yang mengarah ke tersangka yang sama. Ironisnya, tersangka pembegalan masih di bawah umur dan berstatus sebagai seorang pelajar SMK.

Baca: Ngeri! Korban Begal di Kudus Dibacok Hingga Putus Tangan

Kasatreskrim Polres Demak AKP Agil Widiyas Sampurna mengatakan, Polres Demak berhasil mengungkap aksi sadis setelah menggali keterangan para saksi dan hasil pemeriksaan barang bukti secara laboratories Bidlabfot Polda Jateng.

Di mana terdapat kesamaan golongan darah dan DNA korban pada darah yang menempel di celurit dan potongan kuku tersangka.

“Dari keterangan pelapor, saksi dan Bidlabfor Polda Jateng, sudah diamankan satu tersangka yang masih di bawah umur,” kata Kasatreskrim saat konferensi pers di Mapolres Demak, Rabu (12/1/2022).

Baca: Begal Payudara di Klaten Ternyata Suka Nonton Video Porno

Ia menyebutkan, selain seorang pelaku yang sudah ditangkap itu, masih ada tiga orang pelaku lain yang masih dalam pencarian. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran.

“Selain tersangka yang kita tangkap, kami masih melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap tiga pelaku lainnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pembegalan yang membuat korbannya tewas itu berawal saat korban dibuntuti para pelaku menggunakan sepeda motor. Sampai di jalan sepi, komplotan tersebut kemudian memepet dan menghentikan korban hingga terjatuh.

“Setelah terjatuh, lantas ada salah seorang pelaku yang turun dari motor dan membacok dada korban dengan senjata tajam jenis clurit,” terangnya.

Baca: Dua Begal di SPBU Krawang Kudus Diciduk Polisi

“Korban yang terkena sabetan celurit berlari menjauh dan tersungkur di pinggir jalan. Ketika pelaku hendak mengambil sepeda motor korban, para saksi melihat dan meneriakinya sehingga para pelaku bergegas melarikan diri,” imbuhnya.

Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 atau Pasal 365 KUHP ayat (4) Jo Pasal 53 ayat (1) atau Pasal 170 ayat (2) ke-3. Dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau penjara selama – lamanya 20 tahun.

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...