Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ancaman Gelombang Omicron, Warga Tak Perlu Panik

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan), dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka saat mendatangi SMAN 1 Surakarta, Kamis (5/8/2021) (ANTARA/Aris Wasita)

MURIANEWS, Jakarta- Kendati pemerintah telah memprediksi akan terjadi ancaman gelombang omicron di Indonesia, namun warga tidak perlu panik. Lantaran, Sebagian besar kasus adalah dengan gejala rigan.

“Saya sampaikan sekali lagi. Kasus kemungkinan akan naik tapi kita jangan panik,” kata Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan resminya sebagaimana dilansir dari detik.com, Rabu (12/1/2022).

Luhut justru meminta kepada masyarakat agar selalu waspada dan meningkatkan Kerjasama. Sehingga dalam ancaman gelombang omicron ini, akan teratasi dengan baik, sehingga nantinya dapat keluar dari belenggu Covid-19.

Baca: Ancaman Gelombang Omicron, Luhut: Indonesia Jauh Lebih Siap!

“Kita harus tetap waspada dan terus bekerja sama. Kita harus bersatu padu menghadapi musuh bersama varian omicron. Karena hanya dengan bersatu, kita bisa mengatasi gelombang baru dan keluar dari pandemi Covid-19 ini,” terangnya.

Dia juga menjelaskan, hari ini jumlah kasus mencapai 802 kasus, tetapi sebagian masih disumbangkan oleh pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Dari 537 kasus di Jakarta, 435 kasus berasal dari PPLN.

Baca: Luhut Prediksi Puncak Omicron di Indonesia Terjadi Awal Februari

“Oleh karenanya, kami sekali mengimbau masyarakat untuk tidak bepergiran dulu keluar negeri dalam 2-3 minggu depan,” kata Luhut.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...