Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Akibat Kebakaran, Grobogan Rugi Rp 10,8 Miliar

Akibat Kebakaran, Grobogan Rugi Rp 10,8 Miliar
Salah satu peristiwa kebakaran di Grobogan pada 2021. Tampak petugas berusaha memadamkan api yang besar. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Peristiwa Kebakaran di Kabupaten Grobogan mencapai 92 kejadian sepanjang 2021. Akibat kejadian itu, total kerugian yang dialami mencapai Rp 10,8 miliar.

Kabid Damkar Satpol PP Grobogan Ignatius Gogot Cahyanto mengatakan, dari kewilayahan, peristiwa kebakaran paling banyak terjadi di Kecamatan Purwodadi, yakni 18 kasus kebakara.

Sementara, Juli menjadi waktu paling banyak terjadi peristiwa kebakaran, yakni 13 kali kejadian. Pada bulan itu, kerugian materiil totalnya mencapai Rp 1,25 miliar.

Gogot mengungkapkan, ada tiga faktor yang dominan menyebabkan kebakaran, yakni korsleting listrik, kompor gas dan bediang.

Baca juga: Peristiwa Kebakaran di Pati Meningkat, Ini Penyebab Paling Banyak

“Total konsleting listrik ada 36 kejadian. Bediang dan kompor gas masing-masing 15 kejadian,” kata dia.

Selain tiga itu, penyebab lain terjadinya kebakaran yakni tungku pawon, puntung rokok, pembakaran sampah, dan obat nyamuk bakar. Kemudian, anak bermain korek api, dibakar orang gangguan jiwa, tangki motor bocor, dan ada yang masih dalam penyelidikan.

Sementara itu, di antara sejumlah kebakaran di Grobogan, ada peristiwa yang menyita perhatian masyarakat. Salah satunya, kebakaran kandang ayam yang terjadi di Kecamatan Tegowanu pada September 2021 dan di Kecamatan Geyer (Agustus 2021).

Atas berbagai kejadian kebakaran tersebut, Gogot pung mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran. Meskipun saat ini sedang musim hujan, namun tak menutup kemungkinan kebakaran bisa terjadi.

“Memang mayoritas kebakaran terjadi pada bulan kemarau. Tapi musim hujan juga terkadang terdapat kebakaran,” ujarnya.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...