Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Alat Fogging Mini Bikinan Heru Diapresiasi Pimpinan DPRD Kudus

Ketua DPRD Kudus Masan (hitam) saat menonton cara kerja alat fogging mini milik Heru di ruang fraksi PDIP, Selasa (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Alat Fogging mini buatan Heru Rusiyanto, warga Desa Undaan, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus mendapatkan apresiasi dari pimpinan DPRD Kudus.

Mantan sopir swasta itu berhasil merangkai dan menjual alat fogging mini yang praktis digunakan masyarakat untuk memberantas nyamuk. Penjualannya pun bisa dikatakan laris manis.

Ketua DPRD Kudus Masan sampai membeli sepuluh alat fogging mini milik Heru Rusiyanto itu. Ia mengatakan sepuluh alat fogging mini itu akan dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan.

“Hari ini saya beli sepuluh biji, untuk saya bagikam ke masyarakat yang membutuhkan,” ujar Masan usai mengundang Heru Rusiyanto datang ke Kantor Fraksi PDIP DPRD Kudus, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: Awalnya Iseng, Mantan Sopir di Kudus Sukses Ciptakan Alat Fogging Mini

Menurut Masan, temuan Heru sangat bermanfaat. Terlebih kini tengah memasuki musim penghujan yang notabenya juga banyak permintaan untuk penyemprotan berkala.

“Ini jadi solusi, karena stigma masyarakat yang selalu ingin di-fogging ketika ada tetangganya yang kena DBD tapi alat dari Dinas Kesehatan Kabupatennya tidak tersedia, ya ini alat yang bisa dipakai,” kata Masan.

Pihaknya mengatakan, satu alat pun bisa dipakai untuk beramai-ramai, satu RT maupun RW sudah cukup satu alat saja. Penyemprotan juga bisa dilakukan secara swadaya.

“Tidak usah menunggu dari pemerintah daerah, ini langsung bisa dipakai, iuran saja untuk membelinya secara bersama-sama,” imbuhnya.

Baca juga: Iseng Bikin Fogging Mini, Mantan Sopir di Kudus Ini Raup Cuan Hingga Puluhan Juta

Masan pun mendorong pemerintah daerah untuk turut mendukung mesin fogging rakitan warga Kudus tersebut. Selain itu, pihaknya juga meminta agar permintaan warga untuk defogging bisa dipangkas birokrasinya.

Apalagi pada daerah-daerah yang rawan maupun kerap ditemukan kasus demam berdarah deangue  (DBD) tersebut.

Sebelumnya, Heru Rusiyanto merakit alat fogging mini dari keisengannya. Pembuatannya, Ia terinspirasi dari rokok elektrik atau vape.

Heru belajar dari internet untuk membuatnya. Pembuatannya membutuhkan proses cukup lama untuk menemukan komponen yang tepat.

Setelah komponen dan hasil rakitan dirasa pas, ia kemudian mencoba menjualnya. Hasilnya, ada ratusan unit yang telah terjual. Ia pun sudah mendapatkan cuan dari penjualan fogging mini itu hingga puluhan juta.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...