Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Yuk, Kelola Sampah Secara Berkelanjutan Biar Lingkungan Kita Terjaga

Yuk, Kelola Sampah Secara Berkelanjutan Biar Lingkungan Kita Terjaga
Ilustrasi sampah (pixabay.com)

MURIANEWS, Kudus – Sampah merupakan masalah lingkungan yang sering dihadapi masyarakat saat ini. Makin meningkatnya konsumsi masyarakat bedampak dengan bertambahnya volume limbah atau sampah ini.

Sebagian masyarakat sejauh ini masih abai dengan persoalan sampah. Indikasinya, mereka ini seringkali membuang sampah sembarangan tanpa memperhatikan dampak yang bisa ditimbulkan di kemudian hari.

Jika tidak diatasi dengan baik, keberadaan sampah ini bisa jadi sumber penyakit dan sumber pencemaran atau kerusakan lingkungan. Lantas, siapakah yang harus bertanggungjawab untuk menanggulangi dampak yang diakibatkan dari sampah ini?

Baca juga: Manfaatkan Sampah Organik, SMAN 1 Jakenan Buat Rumah Kompos

Melansir dari okezone.com (10/01/2022), banyak pihak turut campur tangan dalam mengelola limbah atau sampah agar tidak merusak lingkungan. Terutama pelaku industri pangan yang memanfaatkan limbah bahan baku.

Sebabnya, polusi dan pencemaran hingga kini masih menjadi sebuah permasalahan yang harus segera ditangani banyak pihak. Pelaku industri makanan pun mulai menerapkan proses produksi yang sesuai dengan prinsip-prinsip berkelanjutan (sustainable) untuk mencapai zero waste.

Upaya ini dapat meminimalkan dan mengurangi pencemaran lingkungan hingga ke titik nol. Di samping itu juga mengurangi emisi karbon, pengurangan konsumsi air, penerapan Bio-Cycle & Eco-Activity seperti pupuk hingga bahan baku pakan ternak.

Perwakilan Ajinomoto Indonesia Yudho Koesbandryo mengatakan, sistem pengelolaan limbah maupun sampah dengan baik bisa membawa dampak zero waste. Hal ini dilakukan secara perlahan-lahan dan tertata.

“Semua masyarakat bertanggung jawab untuk mengolah limbah dan sampah aga mempunyai nilai jual,” ujarnya dalam keterangan tertulis. Selain soal sampah, menurut dia, masyarakat juga perlu mendukung pelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan air. Tentu hal ini sejalan dengan program pelestarian lingkungan hidup dari pemerintah, demi mengurangi dampak lingkungan hingga 50 persen.

“Semua juga harus belajar tentang reduce, reuse, recovery, dan recycle untuk penggunaan air di setiap aktivitas yang ada, seperti halnya pada proses pembuatan MSG dan bumbu masak lainnya,” tutupnya.

 

 

Penulis: Chambali
Editor: Dani Agus
Sumber : okezone.com

 

 

 

Comments
Loading...