Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

INFO JABAR

Geger! 8 Kambing Warga Dicuri Hanya Disisakan Jeroan

beberapa ekor kambing berada di kandang (Foto: Detik.com)

MURIANEWS, Depok- Warga Pancoran Mas, Kabupaten Depok digegerkan dengan adanya pencurian delapan ekor kambing, Selasa (11/1/2022). Anehnya, pencuri tidak membawa kambing tersebut dalam kondisi hidup, melainkan hanya mengambil bagian dagingnya. Pencuri juga meninggalkan jeroan di kandang milik korban.

Dilansir dari detik.com, pemilik kambing tersebut adalah Wulan (36) warga Desa Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kabupaten Depok.

Dia menjelaskan, pencurian kambing itu diketahui suaminya pada Selasa (11/1/2022) pagi tadi. Saat itu suaminya hendak memberi pakan rumput kambing-kambing di dalam kandang.

“Jam 6.30 atau jam 07.00-an itu dia (suami) ke kandang belakang mau kasih makan domba-dombanya. Ternyata pas dia datang, ngelihat ke kandang, dombanya sudah banyak yang berkurang,” kata Wulan, Selasa (11/1/2022).

Baca: Kambing Bantuan di Kudus Tak Boleh Dijual Selama Dua Tahun, Ini Sanksinya

Karena semakin merasa curiga, suaminya pun kemudian masuk ke dalam kendang lalu mengecek kambing yang lain. Masuk ke dalam, suaminya malah kaget lantaran menemukan beberapa kambing hanya tinggal jeroan saja.

“Pas dia masuk ke dalam ternyata sudah ada tiga ekor yang mati di tempat, sudah tergeletak dalam keadaan isi perutnya keluar,” katanya.

Setelah ditelusuri, rupanya ada lagi kambing mati dan dimasukkan ke dalam kantong plastic. Hanya saja, lokasinya tidak berada di kendang, melainkan di jalan dekat gorong-gorong saluran air.

Baca: Penerima Bantuan Kambing di Kudus Diajari Cara Merawat

Wulan menjelaskan total sebanyak delapan domba yang telah dicuri dan dipotong oleh pelaku. Empat dari delapan domba berhasil dibawa oleh pelaku, sementara empat lainnya ditinggal di TKP dalam keadaan sudah tergorok.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...