Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Wahyu Teguh Eks Pemain Top Persija, Kini Bisnis Motor Trail Mini di Purwodadi

Wahyu Teguh
Wahyu Teguh Wibowo saat ditemui di rumahnya, Toko Kembang Motor Purwodadi di Jalan M.H. Thamrin, Senin (10/1/2022). (MURIANEWS/Saiful Anwar).

MURIANEWS, Grobogan – Nama Wahyu Teguh Wibowo tentu tidak asing bagi publik pecinta sepakbola di Indonesia dan Grobogan. Menjadi pelatih Persipur Purwodadi sejak 2009 hingga 2018 ini, namanya seakan melekat dengan nama klub kebanggaan wong Grobogan itu.

Kendati kini sudah tak menukangi Laskar Petir, namun Wahyu Teguh masih sering menjadi rujukan bagi banyak media untuk mengetahui perkembangan Persipur Purwodadi. Hal ini tak lepas dari kiprahnya di dunia sepakbola.

Ditemui di rumahnya di Jalan M.H. Thamrin Purwodadi, Wahyu tampak menyambut dengan senyum. Mantan pemain top di kompetisi sepa bola Indonesia ini, kini mengelola toko mini trail di rumahnya.

Toko mini trail ini dinamainya dengan ‘Kembang Motor Purwodadi’. Lokasinya sepelemparan batu dari Stadion Krida Bhakti Purwodadi.

Besar dari sepak bola memang membuatnya tak bisa jauh-jauh dari si kulit bundar. Meski sudah pensiun sebagai pemain, dirinya kini masih aktif mengelola dua SSB (Sekolah Sepak Bola).

BACA JUGA: Wahyu Teguh Memulai di Persijap, Lalu Sukses Bareng Bepe di Persija

Dua SSB yang kini diasuhnya adalah Purwodadi FC dan WTW TC. Nama SSB yang disebut kedua itu merupakan singkatan dari Wahyu Teguh Wibowo Training Center.

“WTW FC itu di Jambon (Kecamatan Pulokulon-red), tempat kelahiran saya. Soalnya di Purwodadi ini sudah susah nyari lapangan,” kata sosok berusia 45 tahun itu.

WTW TC sendiri diketahui berhasil menjadi juara dalam Kejurnas Liga Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) U-14 yang digelar pada 14-16 November 2021. Hal itu menjadi salah satu pelecut bagi anak asuhya meraih lebih banyak prestasi lagi.

Sejak beberapa tahun terakhir, Wahyu sembari mengembangkan SSB, juga memulai berusaha menggeluti bisnis. Sempat gagal di satu jenis usaha, dirinya kembali mencoba yang lain. Hingga akhirnya cukup mapan dengan bisnis berjualan sepeda motor trail mini.

“Dulu sempat bikin makanan, alat olahraga, tapi ya ada sesuatu dan lain hal. Ternyata ini yang cocok, motor trail mini ini,” tukasnya.

Setelah malang melintang di sepak bola nasional dengan berbagai klub yang dibela, Wahyu Teguh diketahui kembali ke tanah kelahirannya, Purwodadi, Grobogan pada 2009. Pemain dengan penuh bakat dan kemampuan ini kemudian memulai karirnya sebagai pelatih sepak bola.

Di Grobogan, Wahyu masih aktif sebagai pemain meskipun sudah mulai masuk ke masa senja karir sepak bolanya. Bergabung di Persipur Purwodadi, dirinya bermain dan sekaligus merangkap sebagai asisten pelatih sejak tahun itu hingga 2018 lalu.

Pada 2017, Persipur terdegradasi ke Liga 3, setelah sebelumnya lama di bergelut di kasta kedua sepak bola nasional. Wahyu Teguh juga sempat menjadi Pelatih Persipur Purwodadi setelah benar-benar pensiun sebagai pemain, sampai 2019.

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Budi erje

Comments
Loading...