Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Peristiwa Kebakaran di Pati Meningkat, Ini Penyebab Paling Banyak

Peristiwa Kebakaran di Pati Meningkat, Ini Penyebab Paling Banyak
Petugas pemadam kebakaran bejibaku memadamkan api yang membakar gedung PT Dua Kelinci. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Peristiwa kebakaran di Kabupaten Pati meningkat pada 2021 lalu. Di mana pada 2020 hanya terjadi 50 kejadian, di 2021 meningkat jadi 85 kasus.

Kabid Damkar dan Linmas Satpol PP Kabupaten Pati, Mirza Nur Hidayat mengatakan, kebakaran yang terjadi disebabkan berbagai macam, mulai kelalaian hingga korsleting listrik.

“Kasus kebakaran 85 kasus. Penyebab pembakaran sampah dominan. Pediang ternak juga, konseleting listrik, dan sambaran petir ada. (Sambaran petir) seperti gudang kapuk dan kandang ayam Pak Suwito (anggota DPRD Kabupaten Pati) di Desa Karaban,” tuturnya.

Baca juga: Kebakaran di Sendangsojo Pati Diduga Sengaja Dibakar, Pelakunya…

Kasus kebakaran ini kebanyakan terjadi di daerah Pati selatan dan timur. Hal ini membuat pihaknya membuka pos pemadam kebakaran di dua wilayah itu selain di Kecamatan Pati dan Bakamla.

“Kalau untuk wilayah Pati Utara semantara masih relatif aman dibandingkan timur dan selatan” ujar dia.

Baca juga: Sudah 24 Jam, Kebakaran PT Dua Kelinci Pati Belum Padam Total

Sementara kasus yang menyita publik, kata Mirza, ada dua selama satu tahun lalu. Kedua kasus itu yakni kebakaran di pabrik kacang, PT Dua Kelinci dan di Pasar Rakyat Sukolilo.

Meskipun mengalami peningkatan, kasus kebakaran tahun 2021 bukankah yang terbesar. Pada tahun 2019 lalu, angka kebakaran di Pati menembus 136 kasus.  Rekor ini menjadi yang tertinggi hingga saat ini.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...