Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Satpol PP Kudus Nilai Tingkat Kepatuhan Prokes Masyarakat Membaik

Satpol PP Kudus Nilai Tingkat Kepatuhan Prokes Masyarakat Membaik
Satpol PP Kudus melakukan penegakan disiplin prokes di Alun-Alun Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

 

MURIANEWS, KudusSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabuapaten Kudus menilai tingkat kepatuhan dan disiplin protokol kesehatan (prokes) di masyarakat telah membaik dibanding bulan-bulan lalu.

Penegakan protokol kesehatan pun mulai melunak karena membaiknya kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan. Namun, ketegasan tetap diberikan jika masih ditemui pelanggaran.

“Saat ini kami masih melakukan pemantauan di pagi dan sore hari, namun semakin ke sini semakin patuh masyarakatnya akan penerapan prokes, utamanya memakai masker,” kata Kepala Bidang penegakan Perda pada Satpol PP Kudus Fariq Musthofa, Sabtu (8/1/2022).

Baca juga: 2.149 Pelanggaran Prokes Terjadi di Kudus

Selain karena tingginya kesadaran berprokes, alasan pemulihan ekonomi juga jadi salah satu alasan Satpol PP untuk melunakkan tegurannya, terutama pada usaha kecil.

Ia mengaku memaklumi jika ada warung-warung yang ramai pengunjung dan sedikit melebihi kapasitas maupun jam operasional yang ditentukan.

“Kami tidak bisa menutup mata begitu saja, walau memang dalam aturan jelas tertera, tapi kami juga bisa merasakan bahwa mereka sebelum ini sangat terdampak, ini juga sebagai bentuk pemulihan ekonomi,” ungkapnya.

Walaupun demikian, pihaknya berharap masyarakat tidak menyepelekan aturan. Lebih lagi, jika masyarakat menyepelekan penerapan prokes.

“Jangan sampai nanti kasus di Kabupaten Kudus ini naik kembali, lebih baik mencegah daripada menanggulangi,” pungkasnya.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus mencatat ada sebanyak 2.149 jenis pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Kudus. Jumlah tersebut, didata sejak penerapan PPKM berskala mikro pada bulan Mei lalu hingga PPKM Level 2 awal tahun ini.

Dari jumlah tersebut, jenis pelanggaran yang paling sering terjadi adalah tidak memakai masker. Serta, adanya kerumunan masa baik secara perorangan maupun terjadi di sejumlah sektor. Seperti pariwisata dan pusat perbelanjaan.

 

Reporter: Anggara Jiwaandhana
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...