Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jagat Maya Geger, 5 ABG Bobol Kotak Amal Masjid di Klaten

Takmir Masjid memeriksa kotak amal Masjid Al Huda, Klaten, yang dibobol para pelaku. (detik.com)

MURIANEWS, Klaten – Jagat maya kembali dibuat geger dengan aksi pembobolan kotak amal. Kali ini, aksi tersebut dilakukan oleh lima anak baru gede (ABG) di Masjid Al Huda, Desa Majegan, Kecamatan Tulung, Klaten.

Ironisnya, aksi lima ABG terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Salah satunya diunggah ke grup Facebook Info Cegatan Klaten (ICK), Jumat (7/1/2022).

“Assalamu’alaikum warahmatullah hi wa barakatuh, izin melaporkan kasus kriminal pencurian kotak amal di Masjid Al-Huda Klegokan, Majegan, Tulung, Klaten. Tersangka berjumlah 5 orang menggunakan motor Beat FI 2012. Semoga bisa menjadi pelajaran kedepannya agar lebih hati-hati. Apabila ada yang mengenali tersangka, bisa tolong DM akun ini atau WA ke nomor 0858657265xx. Foto-foto terlampir dibawah,” tulis pengunggah.

Postingan tersebut disertakan lima tangkapan foto dari CCTV. Terlihat ada satu orang masuk masjid disusul rekannya. Para pelaku terlihat masih berusia muda. Ada yang memakai helm, bercelana pendek dan memarkir motor di halaman.

Takmir Masjid Al Huda, Suprapto seperti dilansir Detik.com, menjelaskan aksi pencurian itu diketahui pada Selasa (4/1/2022) pagi saat dirinya akan membersihkan masjid. Kotak amal di luar dan dalam masjid didapati rusak.

“Kotak infak rusak. Lalu dilihat di CCTV dan ternyata terekam CCTV aksinya sekitar pukul 02.00 WIB,” ungkap Suprapto pada wartawan di lokasi, Jumat (7/1/2022).

Menurutnya, akibat aksi pencurian itu diperkirakan uang ratusan ribu rupiah hilang. Kasus itu pun sudah dilaporkan ke polisi oleh takmir masjid.

“Sudah, sudah dilaporkan pak dokter (ketua takmir). Itu uang infak harian dan tidak diambil sekitar 20 hari,” ungkap Suprapto.

“Semua pelaku masuk mengambil uang. Bahkan uang dihitung di dalam masjid oleh para pelaku, ini bukan yang pertama,” lanjutnya.

Suprapto menambahkan, dari rekaman CCTV tidak tampak jelas wajah pelaku. Tapi polisi sudah mengecek CCTV tersebut.

“Sudah dicek CCTV-nya oleh polisi. Yang posting bukan saya tapi anaknya pak dokter (ketua takmir),” pungkas Suprapto.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tulung Aipda Wahyudi membenarkan ada laporan pencurian isi kotak amal itu. Pihaknya kini masih menyelidiki kasus tersebut.

“Sedang kita selidiki, termasuk dengan melihat CCTV. Tapi pelat nomor dilakban, ini masih kita lidik,” kata Wahyudi kepada wartawan.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...