Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Penerimaan Bea Cukai Kudus Capai Rp 33,92 Triliun

Ilustrasi pencegahan kebocoran penerimaan cukai: Ribuan batang rokok ilegal dimusnahkan di Kantor Bea Cukai Kudus, Rabu (17/11/2021) lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Penerimaan kepabeanan dan cukai di kantor Bea Cukai Kudus pada 2021 mencapai Rp 33,92 triliun. Jumlah tersebut sedikit melebihi target, yakni Rp 33,44 triliun.

“Realisasi penerimaan pada tahun 2021 mencapai 101,44 persen dari target penerimaan sebesar Rp 33,44 triliun,” kata Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus Dwi Prasetyo Rini, Jumat (7/1/2022).

Adapun rinciannya, yakni penerimaan cukai sebesar Rp 33,88 triliun dan penerimaan kepabeanan sebesar Rp 40,94 miliar.

Dalam perjalanannya sendiri, Rini menyebutkan ada lonjakan permintaan pita cukai di akhir tahun, sehingga bisa menutup target yang dibebankan.  Selain adanya lonjakan permintaan pita cukai, juga terjadi lonjakan pembayaran cukai karena adanya program stimulus non-fiskal berupa penundaan pembayaran cukai tersebut.

Baca juga: Bea Cukai Kudus Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Sebanyak 105 Kasus

“Karena itulah walau di pertengahan (tahun) dulu jauh dari target, kami tetap optimis karena biasanya terjadi lonjakan penerimaan di akhir tahun,” pungkasnya.

Bea Cukai Kudus sendiri terus melakukan penindakan peredaran rokok illegal guna mencegah kebocoran penerimaan negara. Selama tahun 2021 sendiri, Bea Cukai Kudus telah menggagalkan 105 kasus peredaran rokok illegal dari Kudus dan kabupaten sekitar, ke daerah lain di Indonesia.

Dari 105 kasus tersebut, didapati sekitar 13 juta batang rokok dengan dominasi rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) dan sebagian rokok jenis sigaret kretek tangan (SKT). Jutaan rokok tersebut pun kini diamankan sebagai barang bukti.

Untuk nilai barang bukti yang diamankan, diperkirakan mencapai Rp 14,57 miliar. Sedangkan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan adalag sebesar Rp 9,59 miliar.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...