Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Ditinggal Pergi, Rumah Mantan Pegawai Samsat Ludes Terbakar

Ditinggal Pergi, Rumah Mantan Pegawai Samsat Ludes Terbakar
Pemadam kebakaran melakukan pendinginan usai memadamkan api yang membakar rumah warga Kedungjenar, Blora. (MURIANEWS/Kontributor Blora)

MURIANEWS, Blora – Rumah mantan pegawai Samsat Blora, Joko Suminto di Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora hangus terbakar. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

Peristiwa itu dilaporkan pukul 16.04 WIB, Kamis (6/1/2022). Saat itu tetangga korban Bambang Suharwono (72) mengaku mendengar suara ledakan.

Ia terbangun dan melihat rumah korban sudah dilalap api. Kobarannya juga sudah membesar. Namun, belum ada petugas pemadam yang datang.

Ia pun segera meminta pertolongan, sementara warga lainnya melaporkan kejadian itu ke Kepolisian dan Satpol PP. Mendapati laporan itu, tiga unit armada pemadam kebakaran dan dibantu empat tangki air menuju lokasi kejadian.

“kebakaran cukup besar, rumah penduduk yang cukup rapat. Kami tambah lagi satu unit damkar suplay dari BPBD, total ada 3 unit damkar dan 4 tangki,” terang Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP Blora Puji Catur Susanto.

Baca Juga: Kebakaran RSUP dr Kariadi Sudah Terjadi Sejak Sore, Ternyata Begini Kronologinya

Saat peristiwa terjadi, pemilik rumah sedang tidak ada di tempat. “Ini rumah pak Joko Sumito mantan pegawai samsat,” sambungnya.

Proses pemadaman sempat terkendala. Sempitnya akses masuk membuat armada pemadam kebakaran kesulitan menuju titik api.

“Kendalanya karena akses jalan yang tidak begitu lebar sehingga suplay air sedikit terhambat, keluar masuknya ini maju mundur dulu baru digantikan mobil yang lain,” ungkapnya.

Api padam setengah jam setelah laporan diterima. Api segera bisa dijinakkan agar tidak merembet ke rumah sekitarnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

“Estimasi kerugian kurang lebih hingga 400 juta lebih,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau meski ini bukan kemarau, tapi potensi kebakaran tidak hilang. Karena kebakaran disebabkan oleh kelalaian.

 

Kontributor Blora
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...