Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Sepekan, Lima Kasus DBD Baru Ditemukan di Kudus

Sepekan, Lima Kasus DBD Baru Ditemukan di Kudus
Salah seorang petugas fogging tengah menyemprot salah satu ruangan guna cegah nyamuk DBD. (MURIANEWS.com/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatatkan ada lima kasus demam berdarah dengue (DBD) yang muncul di Kota Kretek hanya dalam waktu sepekan. Sebagiannya pun kini masih dalam masa perawatan.

“Sampai tanggal 5 Januari kemarin, sudah ada lima kasus yang masuk ke laporan kami,” Subkoordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Nuryanto, Kamis (6/1/2022).

Nur mengatakan, kasus DBD di Kabupaten Kudus memang tengah naik di beberapa bulan belakang. Tepatnya, kenaikan mulai tampak di bulan Oktober, kemudian November, dan Desember lalu.

“Bulan-bulan itu jumlah kasus sangat meningkat, di Bulan Oktober saja mencapai 22 kasus baru, November 26 kasus, dan Desember 23 kasus baru dalam sebulan,” imbuhnya.

Kondisi tersebut diperkirakan masih bisa berlanjut bila cuaca di Kabupaten Kudus masih dalam masa peralihan. Di cuaca seperti itu, menjadi waktu nyamuk pembawa virus DBD untuk berkembang biak. Terutama di tempat-tempat yang terdapat genangan airnya.

Baca juga: 175 Kasus DBD Terjadi di Kudus Selama 2021, Tiga di Antaranya Meninggal

“Kalau cuacanya panas hujan panas hujan kan juga menurunkan daya tahan tubuh ya, sehingga ketika ada nyamuk pembawa DBD yang menggigit, akhirnya kenalah,” lanjut Nur.

Di 2022 sendiri, pihaknya tetap akan terus memonitoring daerah-daerah mana saja yang rawan atau langganan terjadi kasus DBD. Program pencegahan juga mulai berjalan agar tidak ada kejadian yang fatal.

“Kami terus melakukan sosialisasi, melakukan penyemprotan, hingga berbagai hal untuk mencegah DBD ini marak di Kudus, namun kami juga meminta warga agar rajin membersihkan lingkungan sekitar rumahnya, baik secara mandiri maupun kerja bakti,” pungkas dia.

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatat ada sebanyak 175 kasus demam berdarah dengue (DBD) selama tahun 2021 kemarin. Tiga kasus di antaranya bahkan meninggal dunia.

Temuan kasus di tahun 2021 sendiri juga meningkat empat kali lipat dibanding temuan kasus pada tahun 2020 lalu yang hanya sebanyak 40 kasus. Dengan jumlah pasien meninggal sebanyak lima orang.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...