Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Hilang 2 Hari, Nenek di Cilacap Meninggal di Bendung Gerak Serayu

Ilustrasi Mayat
Ilustrasi

MURIANEWS, Cilacap – Seorang nenek 70 tahun bernama Darti ditemukan meninggal dunia di pintu nomor 4 Bendung Gerak Serayu (BGS), Desa Gambarsari, Kecamatan Kebasen, Banyumas, Selasa (4/1/2022).

Warga Jalan Cengkeh RT 4 RW 3, Desa Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap itu sebelumnya dilaporkan menghilang dari rumah selama dua hari.

Koordinator Tagana Kabupaten Banyumas, Ady Candra mengatakan, penemuan jenazah tersebut terjadi pukul 07.10 WIB. Saat itu petugas BGS tengah berkeliling di atas BGS. Kemudian ia melihat sesosok jenazah terapung di pintu nomor empat.

Atas temuannya tersebut, pihaknya pun langsung melapor ke Polsek Kebasen, Koramil, dan diteruskan ke Tim SAR untuk melakukan evakuasi.

”Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi jenazah pukul 07.30 WIB, kemudian dilakukan identifikasi oleh petugas Inafis Polresta Banyuams dan Puskesmas Kebasen,” katanya seperti dikutip Serayunews.com.

Dari hasil indentifikasi yang dilakukan, tidak ditemukan luka ataupun tanda penganiayaan. Korban pun dinyatakan meninggal karena tenggelam.

Sementara itu, terkait kepastian identitas korban, dipastikan setelah petugas memeriksa sidik jari jenazah. Hal tersebut dikuatkan oleh sang suami yakni Taslim (66).

Berdasarkan keterangan sang suami, korban hilang sejak Minggu (2/1/2022) lalu. Saat itu, ia bersama dengan almarhumah pergi ke rumah adiknya di Desa Sokawera, Kecamatan Patikraja.

Baru saja ditinggal 30 menit, sekitar pukul 14.00 WIB, Darti sudah tidak ada. Keluarga sempat mencarinya, bahkan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Patikraja. Namun, Darti justru ditemukan mengambang dua hari kemudian di BGS.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Serayunews.com

Comments
Loading...