Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

PTM 100 Persen di SMP Se-Grobogan Tinggal Tunggu SK

PTM 100 Persen di SMP Se-Grobogan Tinggal Tunggu SK
Para siswa SMPN 2 Purwodadi saat mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di kelas, Senin (3/1/2022). (MURIANEWS/SAIFUL ANWAR)

MURIANEWS, Grobogan – Pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen di seluruh SMP se-Grobogan segera dilaksanakan. Untuk bisa menerapkannya, mereka tinggal menunggu SK dari Bupati Grobogan.

Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP pada Dinas Pendidikan Grobogan Eko Darsono mengungkapkan, seluruh sekolah memang sudah siap menjalankan PTM dengan 100 persen. Namun demikian, belum ada aturan dari pihak kepala daerah untuk menerapkannya.

“Sudah diusulkan, dan sekolah sudah siap. Tinggal menunggu SK dari Bupati saja,” tutur Eko, Senin (3/1/2022).

Baca juga: PTM Seratus Persen, SMP 1 Kudus Gencarkan Penyemprotan Disinfektan Berkala

Saat ini, seluruh sekolah di Grobogan masih menjalankan 50 persen PTM dengan durasi tiga jam berada di sekolah. Dia pun berharap aturan tersebut segera keluar sehingga sekolah bisa segera menjalankan 100 persen PTM.

“Minggu seminggu lagi nanti baru keluar instruksinya. Semoga bisa segera 100 persen karena orangtua sudah bingung semua, dan berharap bisa segera sekolah normal,” tambahnya.

Terpisah, Kepala SMPN 2 Purwodadi Sudarmanto  mengungkapkan, para siswa saat ini sudah terkondisi dengan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mencegah kerumunan, serta mengurangi mobilitas. Dengan begitu, apabila nantinya benar-benar diterapkan 100 persen PTM, mereka pun telah siap.

“Anak-anak kan ini sudah terbiasa melaksanakan 5M. Sarana dan prasarana yang tersedia juga insyaallah sudah memadai. Untuk cuci tangan, thermogun, dan hand sanitizer, setiap kelas sudah ada,” terangnya.

Pihak sekolah, tambah Sudarmanto, juga telah mengatur sedemikian rupa terkait kedatangan dan kepualangan para siswa. Yakni untuk yang berangkat melewati pintu gerbang depan, dan ketika pulang melewati gerbang belakang. Sehingga, kerumunan bisa lebih terhindarkan.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...