Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Viral, Ternyata Ini Rahasia Sekdes Pati Hadiahi Anaknya Rubicon hingga Alpard

Viral, Ternyata Ini Rahasia Sekdes Pati Hadiahi Anaknya Rubicon hingga Alpard
Nur Chamim tengah memberikan hadiah kepada anak sulungnya. (MURIANEWS/Umar Hanafi)

MURIANEWS.COM, Pati – Sebuah video viral seorang Sekdes Gajihan, Kecamatan Gunungwungkal, Pati, Nur Chamim dan kakaknya, Bunari memberikan hadiah pada anaknya mobil mewah, yakni Jeep Wrangler Rubicon hingga Toyota Alpard.

Upayanya itu viral di media sosial. Dalam video menggambarkan proses perjalanan tiga mobil mewah itu menuju rumah pemiliknya.

Video tersebut diunggah sebuah akun facebook, Narimo Sabar. Dalam video tiga mobil itu diangkut truk dengan pengawalan polisi. Tampak dalam rombongan dua mobil warna hitam. Mobil mewah yang diangkut yakni, Alpard, Rubicon, dan Honda HRV warna putih.

Nur Chamim dan Bunari memberikan hadiah ulang tahun kapada anak-anaknya bernilai fantastis. Mereka memberikan mobil Toyota Alpard, Jeep Wrangler Rubicon dan Honda HR-V pada 1 Januari 2022 lalu.

Baca juga: Viral, Sekdes di Pati ini Hadiahi Anaknya Rubicon hingga Alpard saat Ulang Tahun

Kakak-adik ini merupakan anggota keluarga pasangan Purnomo dan Tini. “Sekeluarga ada empat saudara. Saya nomor 3, nomor 2 Pak Bunari, nomor 1 Minaryo dan nomor 4 Kiswati Ningsih,” ujar Nur Chamim saat ditemui di kediamannya, Desa Gajihan, Senin (3/1/2021).

Di balik kesuksesannya, keluarga ini mempunyai berbagai usaha.  Mulai dari jual beli tanah, usaha di bidang pertanian, perkebunan hingga peternakan.

“Kita juga mempunyai usaha ternak, ternak madu. Usaha Madu kita sedikit-sedikit. Saya rasa belum skala ekspor. Karena hanya sedikit-sedikit. Sampling saja. Kita punya UMKM Madu Gana,” lanjut Nur Chamim yang menjabat Sekretaris Desa ini.

Pada tahun lalu, madu produksinya berkesempatan mengikuti kompetisi internasional di Turki dan Iran. Di kompetisi itu, produksinya pun mendapatkan gelar Best Quality.

Bisnis madu ini, ungkap Nur Chamim, baru dirintis dua tahun terakhir. Waktu itu, ia tak fokus usaha madu dan masih menekuni usaha jual beli tanah. Lantaran pada awal pandemi ekonomi lesu, usahanya pun ikut menurun.

Namun, di titik itu, pihaknya justru berfikir bagaimana bisa berbuat lebih kepada sesama. “Awal pandemi kami ndak bisa apa-apa. Karena ekonomi kan hancur ya. Usaha kita juga lesu. Dan kita satu keluarga apa yang kita perbuat untuk memperbaiki ini,” tutur Nur Chamim.

“Kita lihat nakes kayak begitu bekerjanya, kita keluarga sepakat untuk peduli kepada rekan nakes,” katanya.

Ia pun membeli beli madu sekitar seribu botol dan kakaknya, Bunari yang juga berprofesi dokter ini membeli susu Bear Brand untuk di bagi kepada nakes.

Melihat hal ini, Nur Chamim yang juga aktif di HIPMI diminta oleh organisasinya untuk mengembangkan madu. Nur Chamim pun mulai berjualan madu dengan merek Madu Gana.

“Alhamdulillah meledak permintaan pasar dan kita pun ternak sendiri untuk mengusahakan ini,” tandasnya.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...