Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Penerimaan Pajak Pemkab Kudus di 2021 Lampaui Target

Penerimaan Pajak Pemkab Kudus di 2021 Lampaui Target
Ilustrasi: Salah satu reklame yang jadi pemasukan pajak di Kudus.(MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, KudusPenerimaan pajak daerah Kabupaten Kudus pada 2021 telah melampaui target. Dari sepuluh pos penerimaan pajak, Pemkab Kudus berhasil mengumpulkan Rp 148,1 miliar, atau sekitar 106,17 persen dari target penerimaan sebesar Rp 139,48 miliar.

Kepala Bidang Perencanaan dan Operasional Pendapatan Daerah Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kudus Famny Dwi Arfana mengatakan, walau target penerimaan sebelumnya dinaikkan, Pemkab Kudus masih bisa melampauinya.

Dari sepuluh pos penerimaan pajak daerah, kata Famny, semuanya berhasil melampaui target. Untuk realisasi tertinggi sendiri, adalah dari pajak restoran yang mencapai 120,57 persen. Sementara penyumbang terendah adalah PBBP2 sebesar 101,61 persen.

Baca juga: Kantor Pajak Kudus Diprediksi Tak Bisa Penuhi Target

Sementara untuk Penyumbang penerimaan pajak daerah terbesar adalah dari pajak penerangan jalan sebesar Rp50,82 miliar.

“Kemudian disusul PBBP2 sebesar Rp 38,2 miliar, dan pajak kemudian BPHTB sebesar Rp36,16 miliar. Untuk yang terendah adalah dari pajak sarang walet hanya Rp 9,5 juta,” kata dia, Senin (3/1/2022).

Untuk diketahui, pajak penerangan jalan Rp 50 miliar, pajak hotel ditargetkan sebesar Rp 1,79 miliar, pajak restoran sebesar Rp 7,35 miliar, pajak parkir Rp163 juta, pajak hiburan sebesar Rp 122 juta, dan pajak reklame Rp 3,15 miliar.

Kemudian untuk pajak air tanah sebesar Rp 3,14 miliar, pajak sarang walet sebesar Rp 7,9 juta, pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBBP2) sebesar Rp 37,6 miliar, dan pajak bea perolehan hak tanah bangunan (BPHTB) sebesar Rp 36,16 miliar.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...