Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Keluarga Pratama Arhan Tetap Bangga Dengan Sang Anak

Timnas Indonesia
Keluarga Pratama Arhan tetap bangga denga napa yang diraih pemain Timnas Indonesia asal Blora ini. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Blora- Keluarga Pratama Arhan tetap bangga denga napa yang diraih pemain Timnas Indonesia asal Blora ini. Di Final piala AFF tahun 2020, Timnas Indonesia kalah agregat gol 2-6 dari Thailand.

Meskipun pada leg kedua final Piala AFF tahun 2021 (2020), Sabtu (1/1/2022) Timnas Indonesia bermain imbang, hasil ini tidak mampu membawa Timnas untuk meraih gelar juara. Sebab di leg pertama Indonesia menyerah 0-4 dari Thailand.

Dalam pertandingan leg ke II, doa terus tercurah dari keluarga pemain timnas asal Blora. Keluarga Pratama Arhan Alif Rifai setiap timnas bermain pasti menyempatkan untuk menonton. Seperti pada Sabtu (1/1/2022) malam, meski ibunda Pratama Arhan sedang kurang Fit, namun tetap menonton sang anak yang sedang berjuang untuk membela Timnas.

Bersama kerabat, sang ibu melihat pertandingan dan tentu tak lupa berdoa untuk kemenangan skuad timnas. Para keluarga ini tak jarang berteriak sorak sorai ketika timnas Indonesia menjebol gawang Thailand hingga peluang-peluang skuad garuda yang hampir menambah skore.

BACA JUGA: Pratama Arhan, Debutan di Timnas Indonesia, Menjulang di Asia Tenggara

Dimas Roni, kakak Arhan mengungkapkan keadaan ibundanya sedang sakit lantaran kecapekan dan kondisi badan yang tidak fit. Namun ibundanya tetap bersikeras ingin menyaksikan puteranya tampil di final.

“Ibu baru sakit, iya mungkin ibu sakit karena kecapekan. Biasanya kalau siang istirahatnya full. Sekarang banyak yang datang banyak tamu. Jadinya ibu kurang istirahat,” ungkap Roni.

Dimas Roni mengatakan perasaan bangganya karena skud garuda tampil lebih enerjik dibanding leg pertama.

“Alhamdulillah yang penting tidak kalah mas. Ini untuk menguatkan mental untuk laga-laga selanjutnya, mungkin persiapan asia ya,” terang dia.

Ibunda Arhan, Surati mengaku tidak pernah absen ketika anak kebanggaannya ini bertanding. Bahkan dirinya selalu merasakan perasaannya campur aduk ketika pertandingan berlangsung.

“Campur aduk perasaan ibu. Semoga ke depan lebih baik lagi,” terang Surati.

Sementara itu, Kepala Desa Sidomulyo, Suyatman mengatakan hasil final leg kedua ini merupakan hasil yang terbaik.

“Untuk hasil imbang ini adalah hasil yang terbaik, ini menunjukkan bahwa kualitas terbaik dari timnas. Semoga timnas ke depannya mampu menjadi juara,” ucap Suyatman.

Dalam pertandingan final leg kedua ini berakhir dengan skor imbang 2-2. Namun keunggulan agregat membuat Thailand menjadi juara sedangkan Indonesia menjadi runner up dalam piala AFF tahun 2020 ini.

Gol di final leg kedua Indonesia sendiri berasal dari sepakan Ricky Kambuaya menit ke 7, Egy Maulana Vikri menit 80, sedangkan Thailand ditorehkan Adisak Kraisorn di menit 54 dan Sarach Yooyen menit 56.

Dalam gelaran Piala AFF kali ini, pemain asal Blora ini juga mendapat penghargaan Best Young Player, tak hanya itu ini juga menjadi pelengkap timnas setelah dinobatkan sebagai tim ter fairplay selama gelaran piala AFF berlangsung.

 

Kontributor: Nathan
Editor: Budi erje

Comments
Loading...