Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kolesterol Tinggi Bisa Serang Anak-Anak Juga Lho

Kolesterol Tinggi Bisa Serang Anak-Anak Juga Lho
Ilustrasi kolesterol pada anak. (Istockphoto/patrickheagney)

MURIANEWS, Kudus – Umumnya, kolesterol tinggi menyerang orang dewasa. Ternyata, kolesterol tinggi ini juga berpotensi menyerang anak-anak seiring bertambahnya usia.

Bahkan, seseorang yang masih berusia kurang dari 19 tahun bisa terserang, baik itu laki-laki maupun kolesterol.

Menurut Very Well Health, orang berusia di bawah 19 tahun dikatakan memiliki kolesterol tinggi jika memiliki kolesterol lebih dari sama dengan 200 mg/dl dan atau kolesterol jahat total lebih dari sama dengan 130 mg/dl.

Kolesterol tinggi akan menimbulkan penumpukan plak pada dinding arteri yang memasok darah ke jantung dan organ lainnya. Penyempitan arteri akibat plak akan menghalangi aliran darah ke jantung menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Mengutip dari WebMD, anak dapat melakukan cek kolesterol pada anak usia sekolah dengan tes darah sederhana. Tapi untuk melakukan tes itu, anak disarankan untuk tidak makan atau minum kecuali air putih selama 12 jam.

Baca juga: 5 Manfaat Bunga Rosella untuk Kesehatan

Mengecek kolesterol pada anak adalah hal yang penting, terutama jika keluarga memiliki rekam medis yang dekat dengan penyakit jantung ataupun mempunyai riwayat kolesterol tinggi.

Hasil tes darah akan memperlihatkan kadar kolesterol pada anak tinggi atau normal. Klasifikasi kadar kolesterol yang normal pada anak adalah sebagai berikut;

–        Kolesterol total kurang dari 170 mg/dl.

–        kolesterol jahat (LDL) kurang dari 110 mg/dl

–        Kolesterol baik (HDL) lebih dari 45 mg/dl.

Anak di atas usia 2 tahun juga direkomendasikan untuk cek kolesterol pertama jika memiliki riwayat diabetes tipe 1 atau dua. Selain itu anak di atas 2 tahun dengan riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi lebih dari 240 mg/dl serta riwayat keluarga dengan penyakit jantung prematur (usia 55 tahun atau lebih muda untuk pria, usia 65 tahun atau lebih muda untuk wanita) juga disarankan untuk cek kadar kolesterol. Anak yang terpapar asap tembakau dan memiliki tekanan darah tinggi juga dapat berisiko terkena kolesterol.

Namun anak di bawah usia 2 tahun tidak boleh melakukan cek kolesterol. Mengutip dari Kompas.com National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) American Academy of Pediatrics merekomendasikan bahwa semua anak harus cek kolesterol sekali antara usia 9-11 tahun dan sekali lagi antara usia 17-21 tahun.

 

Penulis: Loeby Galih Witantra
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Kompas.com, Verywellhealth.com dan webmd.com

 

Comments
Loading...