Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

INFO SUMUT

Lagi, Oknum Petugas SPBU Berlaku Curang

Lagi, Oknum Petugas SPBU Berlaku Curang
Ilustrasi isi BBM. (motoris.id)

MURIANEWS, Siantar – Aksi curang oknum petugas SPBU kembali terjadi. Kali ini, terjadi di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Kecurangan itu berhasil diketahui korbannya.

Korban diketahui bernama, Sulaiman Ahmad asal Kota Medan. Insiden itu terjadi pada, Selasa (28/12/2021) sekitar pukul 16.50 WIB.

Saat itu, korban kebetulan baru pulang dari liburan di Kota Wisata Parapat, Kebun Teh Sidamanik hingga Bukit Indah Simarjarunjung, Kabupaten Simalungun.

Di perjalanan pulang ke Kota Medan, ia mengisi BBM untuk mobil yang ditumpanginya. Korban awalnya meminta petugas mengisikan BBM jenis Pertalite sebanyak Rp 300 ribu.

Saat mengisi BBM korban tidak turun dari mobilnya. Korban yang duduk di jajaran bangku depan mobil juga tidak terlalu memperhatikan meter pompa nozel yang menjadi acuan pengisian BBM ke mobil.

“Saya pikir ya mereka tidak mungkin curang. Jadi begitu katanya selesai (pengisian), ya saya langsung mau jalan,” kata Sulaiman, dikutip dari OkeZone.com Rabu (29/12/2021).

Namun, saat korban menjalankan mobilnya, sang istri yang kebetulan duduk di kursi belakang memberitahukan jika petugas yang mengisikan senilai Rp 189 ribu, bukan semestinya Rp 300 ribu.

“Saya kembali memundurkan mobil sambil bertanya ke petugas SPBU berapa total bensin yang diisi. Seketika itu, saya foto pompa nozel bensin itu, ternyata hanya diisi Rp 189ribu, artinya terdapat selip selisih Rp 110ribu,” sebut Sulaiman.

Baca juga: Isi BBM di SPBU Dicurangi? Ini Cara Menghindarinya

Dengan ekspresi pura-pura kelupaan, sang operator pun mengungkapkan bahwa dirinya lupa. Petugas SPBU itu pun akhirnya mengembalikan selisih uang tersebut. “Oya, ya, lupa tadi,” ucap Sulaiman menirukan perkataan sang petugas SPBU.

“Insiden ini merupakan kecurangan yang dilakukan petugas SPBU kepada pelanggan. Ini menjadi bukti lemahnya pengawasan SPBU yang memberikan pelayanan kepada pelanggan. Ini bisa terjadi pada siapa saja dan kalau terus dibiarkan akan berulang,” tambah Sulaiman.

Terkait masalah ini, Tim Communication Relation (Comrel) PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut yang dikonfirmasi mengaku akan meneruskan masalah itu ke bagian Retail yang menangani bisnis BBM ke SPBU agar dapat menjatuhkan sanksi ke pihak pengelola.

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Sumbagut bagian Retail Herry, menjelaskan pihaknya akan meneruskan masalah ini ke pihak pengelola dan manager SPBU untuk ditindaklanjuti. “Kita teruskan untuk ditindaklanjuti bang,” sebut Herry.

Sebelumnya, video kasus kecurangan pengisian di SPBU juga viral pada Selasa, 21 Desember 2021 lalu. Dalam video itu terekam aksi kecurangan seorang petugas SPBU 34.152.09 di Bintaro Sektor 3, Pondok Betung, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Awalnya pelanggan yang seorang perempuan mengisi BBM jenis Pertalite seharga Rp100 ribu. Harusnya dia mendapatkan Pertalite sekitar 13 liter namun sang petugas justru mencatut sekira 9 liter dari yang seharusnya.

Aksi itu pun dikecam warganet dan meminta Pertamina segera menertibkan petugas di SPBU mereka.

“Pertamina meminta kita mencintai produk dalam negeri dengan mengisi BBM di SPBU mereka. Tapi kalau pelayanan mereka tak sebaik SPBU asing yang kini terus bertumbuh, bukan tak mungkin SPBU Pertamina ditinggalkan. Apalagi ke depan tak akan ada lagi BBM subsidi atau penugasan. Kalau sudah sama-sama pakai harga pasar, siapa yang memberikan pelayanan terbaik yang akan dipilih warga,” sebut pemilik akun @Sunziluvnda di akun media sosialnya.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Okezone.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.