Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Maling Kotak Amal di Jepara Beri Pesan Menggelitik untuk Pengurus Masjid

Ilustrasi

MURIANEWS, Jepara – Seorang pencuri kotak amal masjid di Desa Demangan, Kecamatan Tahunan, Jepara, memberikan pesan yang cukup menggelitik bagi pengurus masjid tersebut. Pesan itu berisi tips atau cara agar kotak amal tak menjadi sasaran pencuri.

Pencuri yang menyebut dirinya sebagai mister X itu meninggalkan secarik kertas yang berisi permintaan maaf dan pesan kepada pengurus masjid.

“….Sekadar mengingatkan lain kali kotaknya bawa masuk ke dalam atau dipati (dipaku permanen, red) saja. Tertanda mister X,” isi surat dari pencuri tersebut.

Sebelum kalimat pesan imbauan itu, pencuri juga meminta maaf dan menuturkan alasannya nekat mencuri kotak amal. Ia mengaku butuh uang untuk membelikan HP anaknya agar bisa mengikuti sekolah daring.

Ia mengaku saat ini sedang tidak bekerja. Meski demikian, dalam jangka waktu setahun ia berjanji akan mengembalikan uang dalam kotak amal tersebut.

”Dalam jangka setahun uang di dalam kotak ini akan aku kembalikan pada intinya anak saya butuh HP buat sekolah dan sekali saya minta maaf maklum saya tidak bekerja,” tulisnya.

Baca: Pencuri Kotak Amal di Jepara Tinggalkan Surat yang Bikin Elus Dada 

Pengurus masjid dan pihak desa sendiri tak ingin melaporkan kasus tersebut ke kepolisian. Meski demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan, terlebih kasus ini telah viral.

“Ini untuk menekan kejahatan yang kecil tidak mengembang menjadi besar hingga dapat meresahkan masyarakat nantinya dan kami juga menghimbau untuk kotak amal supaya disimpan didalam mesjid guna mengantisipasi hal2 yang tidak diinginkan,” kata Kasatreskrim Polres Jepara AKP Fachrur Rozi, Senin (27/12/2021).

Diberitakan sebelumnya, video aksi pencurian kotak amal di masjid itu viral di media sosial. Aksi pencurian itu terjadi pada Kamis (16/12/2021) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...