Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jelang Tahun Baru, Pemudik Mulai Masuk Jepara

Bus dari Jepara diberangkatkan untuk mengangkut pemudik dari ke Jabodetabek . (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Masyarakat perantau mulai pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Jepara. Ini bertepatan dengan momen pergantian tahun.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jepara, Muhammad Iqbal, menyebut lonjakan penumpang yang masuk ke Jepara mencapai 10 persen. Rata-rata, penumpang berasal dari daerah Jabodetabek.

”Penumpang dari Jakarta ke Jepara jelas pasti terjadi. Kenaikan saat ini sekitar 10 persen. Sejak tanggal 19 Desember kemarin. Itu pun dari barat saja,” kata Iqbal, Senin (27/12/2021).

Sebaliknya, penumpang bus AntarKota AntarProvinsi (AKAP) dari Jepara menuju luar daerah cenderung normal. Tidak ada lonjakan jelang tahun baru ini.

Khusus Perusahaan Otobus (PO) yang dia miliki, Iqbal bahkan menambah armada untuk bisa mengangkut lonjakan penumpang tersebut. Bus-bus diberangkatkan ke daerah Jabodetabek dalam kondisi tanpa penumpang.

“Unit-unit kita yang dulunya enggak jalan, permintaan penumpang yang tinggi, maka kita perbantukan ke sana. Yang dari sini (Jepara, red) ngosong ke sana,” jelas dia.

Baca: Duh, 1.576 Istri di Jepara Gugat Cerai Suaminya

Bahkan, lanjut Iqbal, harga tiket bus pun ikut mengalami kenaikan. Dari Jakarta misalnya, biasanya harganya Rp 220 ribu, pada mome jelang tahun baru ini naik menjadi Rp 250 ribu.

Kendati demikian, Iqbal tetap menekankan agar penumpangnya membawa surat hasil test antigen. Lalu, pihaknya juga mengutamakan protokol kesehatan. Seluruh penumpang bus minimal wajib memakai masker.

“Kebetulan di kami (karyawan bus, red) sudah divaksin semua. Jadi kami relatif lebih siap menerima penumpang banyak,” terang Iqbal.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...