Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

BLT Buruh Rokok Cair, Daya Beli Warga Kudus Diklaim Naik

Aktivitas di salah satu pasar di Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengklaim daya beli masyarakat di Kabupaten Kudus mulai meningkat seiring dengan disalurkannya Bantuan Langsung Tunai (BLT) buruh rokok di Kota Kretek, bulan ini.

Indikatornya, adalah mulai ramainya pasar-pasar tradisional dan pasar-pasar dadakan di seputaran pabrik rokok yang ada di Kudus. Perputaran uang di sana pun diyakini terjadi cukup baik.

“Ini merupakan salah satu sinyal positif ya karena Pemkab Kudus juga tengah berupaya memulihkan ekonomi di masa pandemi seperti ini,” kata Kabag Perekonomian Setda Kudus Dwi Agung Hartono, Sabtu (25/12/2021).

Agung mengatakan, anggaran sebesar Rp 40 miliar lebih yang dikucurkan Pemkab Kudus untuk kesejahteraan buruh rokok pun dirasa berhasil. Pihaknya pun meyakini, pada bulan Desember ini pertumbuhan ekonomi di Kudus mulai meningkat.

“Bulan Desember ini dimungkinkan Kudus mengalami inflasi ya, namun masih dalam taraf wajar karena peningkatan konsumen saja,” imbuhnya.

Baca: Tahun Depan Anggaran BLT Buruh Rokok Kudus Naik Jadi Segini

Pemkab Kudus sendiri, kata dia, juga telah menambah alokasi anggaran untuk bantuan kesejahteraan buruh rokok tersebut. Yakni sebanyak Rp 54 miliar untuk dua kali pencairan, masing-masing sebesar Rp 300 ribu.

“Masih sama seperti tahun ini kalau jumlah penerimaannya, hanya jumlah penerimanya yang dimungkinkan akan bertambah,” jelasnya.

Dengan bertambahnya jumlah penerima itulah, imbuhnya, diharapkan bisa terus mendongkrak perekonomian di Kota Kretek.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...