Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Makanan Bantuan yang Disantap Santriwati di Brebes Berbau Obat

Ilustrasi Infus. (Freepik)

MURIANEWS, Brebes – Makanan bantuan dari salah seorang dermawan yang diduga jadi biang 93 santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Assalafiyah, Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes keracunan ternyata berbau obat.

Pengasuh Ponpes Assalafiyah Luwungragi, Aznah mengatakan, bantuan makanan yang diterimanya memang tidak basi saat di makam. Hanya saja, makanan tersebut terasa agak aneh lantaran berbau obat.

“Kalau makanannya tidak basi, tetapi memang berbau obat,” ujar Aznah seperti dikutip Detik.com.

Baca: Diduga Keracunan Makanan, 93 Santriwati Dilarikan ke Rumah Sakit

Aznah pun menyebutkan, bantuan makanan yang diterima tersebut berupa masakan siap saji dengan lauk udang dan tumis sayuran. Makanan tersebut didapatkan dari seorang dermawan, Kamis (23/12/2021) siang.

Para santri yang sedang melaksanakan puasa sunnah menyantap makanan tersebut saat berbuka. Namun, yang tidak berpuasa langsung disantap siang hari itu juga usai diterima.

Terpisah, Kabid Pelayanan Medis RSUD Brebes Susilowati menjelaskan, para santriwati yang dirawat positif mengalami keracunan makanan. Mereka mengalami gejala seperti diare dan muntah-muntah.

“Mereka mengalami keracunan makanan, gejalanya diare, pusing, dan muntah-muntah. Kalau pengakuan santri dari menu udang dan tumis buncis,” terang Susilowati.

Baca: Dua Warga Jepara Meninggal Keracunan Gas dalam Sumur

Sebelumnya, 93 santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Assalafiyah, Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Itu terjadi lantaran mereka diduga keracunan usai memakan bantuan makanan dari seorang dermawan.

Pengurus Yayasan Assalafiyah Luwungragi Abdul Haris mengatakan, puluhan santriwati tersebut masing-masing dirawat di RSUD Brebes, Rumah Sakit Bhakti Asih, Rumah Sakit Dedy Jaya, RS Harapan Sehat, Klinik Mahmudah, dan Puskesmas Siwuluh.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...