Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kakek di Sragen Diduga Bunuh Diri Menggunakan Linggis

Ilustrasi Mayat
Ilustrasi

MURIANEWS, Sragen — Seorang kakek berusia 73 tahun berinisial NA diduga bunuh diri dengan cara melukai kepala sendiri menggunakan linggis dan pisau.

Aksi nekat tersebut diduga karena depresi usai dtinggal meninggal istri dua tahun silam. Dugaan itu muncul karena selama ini sang kakek terlihat sering murung dan depresi.

Kapolsek Karangmalang Sragen, Iptu Mulyono menyampaikan, peristiwa itu diketahui bermula saat saksi T pada pukul 06.00 WIB melihat kondisi rumah korban dalam keadaan tertutup dan lampu rumah masih menyala.

Baca: Keluarga Pastikan Temuan Mayat di Sungai Serayu Korban Kecelakaan Bandung

Karena curiga, saksi T dan S kemudian mengecek rumah korban dan ternyata pintu dalam keadaan terkunci.

”Salah satu saksi itu berusaha melihat ke dalam kamar depan rumah korban sebelah kiri. Warga itu melihat kondisi korban dalam keadaan tergeletak miring dengan luka-luka berdarah di bagian kepala dan tidak sadarkan diri,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Melihat kejadian itu, warga langsung menghubungi Polsek Karangmalang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas bersama perwakilan puskemas bersama warga setempat langsung melakukan upaya evakuasi terhadap korban. Selama proses evakuasi, pengamanan dilakukan aparat Polsek Karangmalang.

Baca: 5 Warga Bendo Terjebak Banjir saat Susur Sungai di Magelang

”Kami melakukan langkah-langkah mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Sragen dan Puskesmas Karangmalang untuk pemeriksaan. Kami juga meminta keterangan saksi-saksi,” ungkapnya.

”Dari hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, korban diduga depresi sejak dua tahun terakhir setelah istrinya meninggal. Korban meninggal disebabkan bunuh diri dengan cara melukai bagian kepala atas dengan menggunakan pisau dan linggis,” jelasnya.

Mulyono menerangkan setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dipastikan murni meninggal dunia karena bunuh diri.

Dia menyatakan tim Inafis dan tim medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau indikasi tindakan pidana lainnya. Kapolsek pun menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...