Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pemkab Kudus Upayakan Bantuan Alat Usaha ke Buruh Rokok

Bupati Hartopo ikut mencoba pelatihan menjadi barista. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus akan mengupayakan pemberian alat pada buruh rokok yang mengikuti pelatihan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) di pekan ini.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan pemberian alat usaha diharapkan bisa mendorong peserta untuk terus berlatih.

“Nanti dari Dinas kami minta supaya bisa berkoordinasi dengan kementerian soal ini,” kata Hartopo.

Walau demikian, khusus untuk peserta pelatihan barista, tidak bisa diberikan satu orang satu alat. Namun bisa saja diberikan satu alat untuk satu kelompok.

“Jadi bisa barengan, bisa juga nanti kan buka usaha bareng-bareng,” ujarnya.

Hartopo mengatakan, masing-masing peserta akan mendapatkan uang pembinaan senilai Rp 3 juta dalam pelatihan ini. Itu juga sebagai modal bagi para peserta untuk mengembangkan pelatihannya lagi di luar kelas.

“Nanti ke depan coba ditambah lagi uang pembinaannya, misal Rp 5 juta, yang dua juta untuk pembinaan, yang Rp 3 juta untuk urun kelompok beli alatnya, itu juga bisa,” jelas dia.

Baca: Keluarga Buruh Rokok di Kudus Dilatih jadi Pengusaha

Diketahui, keluarga buruh rokok di Kudus mulai menjalani pelatihan yang bersumber dari DBHCHT. Pada pekan ini ada empat kategori pelatihan. Yakni roasting kopi, pelatihan hidroponik, pelatihan barista, dan pelatihan digital marketing.

Pelatihan yang anggarannya bersumber dari DBHCHT menurut PMK 206 Tahun 2020 hanya boleh diikuti buruh rokok baik karyawan borong maupun harian dan keluarganya.

“Ada yang berasal dari keluarga buruh rokok, ada yang buruh rokok juga. Total pesertanya ada 80 orang. Masing-masing pelatihan ada 20 orang,”  kata Kepala Disnaker Perinkop dan UKM Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...