Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Cak Nun Kisahkan Protesnya Iblis karena Manusia jadi Khalifah Bumi

Cak Nun dalam Gondelan Syafaat Kanjeng Nabi. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Budayawan dan ulama Emha Ainnun Najib atau yang kerap dikenal sebagai Cak Nun dalam Gondelan Syafaat Kanjeng Nabi bareng Sukun Special, Kamis (16/12/2021) menuturkan manusia diturunkan ke dunia ini dengan mengemban tugas menjadi seorang khalifah.

Namun, lanjut Cak Nun, harus digarisbawahi apakah manusia benar-benar bisa menjadi seorang khilafah di dunia ini. Mengingat saat itu mahluk Allah lainnya, yakni iblis sangat tidak setuju manusia menjadi khalifah.

“Saat itu iblis tidak setuju karena menurut mereka manusia kerjaannya perang saja, menumpahkan darah saja, hingga akhirnya mereka murka, menolak Allah dan akhirnya dilaknat Allah,” kata Caknun.

Manusia pun akhirnya benar-benar mengemban tugas di bumi menjadi seorang khalifah. Namun, ada sifat-sifat yang harus dihindari umat manusia ketika menjalani kehidupannya dan memikul beban tugas dari Allah SWT.

Sifat yang harus dihindari, kata Cak Nun, mulai dari menghindari sifat dengki, pelit, sifat serakah, sifat malas, sifat menang sendiri, hingga sifat curang.

“Sementara yang harus kita bangun itu ya sifat dermawan, sifat saling berbagi, sifat berempati, mau ngalah, dan amanah,” imbuh Cak Nun.

Baca: Cak Nun Ingatkan Manusia Jangan Diombang-ambingkan Dunia

Di dalam bumi tempat manusia mengemban tugas dari Allah tersebut, kata Cak Nun, benar-benar banyak hal yang membuat manusia berperilaku buruk.

“Kita hidup itu ya baiknya pintar dunia dan akhirat. Pinter tapi kowe keset dan medit (Pintar tapi kamu malas dan pelit) Itu semua akan membunuh dan menghancurkan semua masa depanmu,” tuturnya.

Oleh karena itulah umat manusia perlu Gondelan Klambine Kanjeng Nabi. Klambi di sini, imbuh Cak Nun, adalah syafaat dari Nabi Muhammad SAW. Manusia, harus meneladani syafaat Nabi Muhammad SAW selama hidup di dunia. Itu dilakukan agar hidup menjadi punya tujuan dan bisa menuju surga Allah SWT.

Baca: Cak Nun Beberkan Syafaat Kanjeng Nabi di Kala Pandemi

Dalam gondelan, lanjutnya, tidak ada tema hidup yang tidak ada di sana. Mau politik, olahraga, ataupun semua bab kehidupan tetap akan ada pemecahan masalahnya saat manusia mau gondelan klambine Kanjeng Nabi.

“Di surga nanti mungkin beda, kita tidak akan marah dengki dan apapun itu. Oleh karena itu kita harus bersabar dan akhirnya harus gondelan Kanjeng Nabi. Karena Rasulallah itu adalah kekasihnya Allah,” pungkasnya.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...