Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Cak Nun Ingatkan Manusia Jangan Diombang-ambingkan Dunia

Cak Nun dalam Gondelan Syafaat Kanjeng Nabi. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Budayawan dan ulama Emha Ainnun Najib atau yang kerap dikenal sebagai Cak Nun dalam acara Gondelan Syafaat Kanjeng Nabi bareng Sukun Special, Kamis (16/12/2021) mengungkapkan, dalam kehidupan di dunia ini, jangan sampai diombang-ambingkan dunia.

Umat manusia, kata Cak Nun, punya kelambi atau baju Nabi Muhammad SAW yang bisa digondeli untuk kehidupan sehari-hari. Sehingga tidak perlu khawatir untuk menjalani hidup.

Cak Nun pun menjelaskan gondelan klambine Kanjeng Nabi bukanlah kelambi, atau baju yang sebernarnya.

Kelambi di sini, imbuh Cak Nun, adalah syafaat dari Nabi Muhammad SAW. Manusia, harus meneladani syafaat Nabi Muhammad SAW selama hidup di dunia. Itu dilakukan agar hidup menjadi punya tujuan dan bisa menuju surga Allah SWT.

Dalam gondelan, lanjutnya, tidak ada tema hidup yang tidak ada di sana. Mau politik, olahraga, ataupun semua bab kehidupan tetap akan ada pemecahan masalahnya saat manusia mau gondelan klambine Kanjeng Nabi.

“Kamu punya pertahanan kuat. Jangan sampai dibikin sedih, takut, dan stress dengan dunia. Apapun yang terjadi jangan sampai di goyah. Kita hidup gondelan Kanjeng Nabi,” kata Cak Nun.

Baca: Cak Nun Bahas Kartu Vaksin Bebas dari Neraka

Hidup di bumi sendiri, imbuh dia, juga jangan sampai menyembah material. Karena jika bisa diartikan, hidup di bumi hanya sebatas untuk membuang keburukan saja.

“Dibandingkan di surga sana, bumi itu hanya sebagai tempat pembuangan, ora usah do nyembah (tidak usah pada menyembah) kemewahan dunia,” pungkas Cak Nun

Sukun Special baru menghadirkan acara religi bertajuk Gondelan Syafaat Kanjeng Nabi. Dengan pengisi acara yakni Cak Nun dan Kiai Kanjeng.

Acara tersebut pun tayang secara live di tiap bulan, di channel Youtube Zona Hijau, CakNun.com, dan MURIANEWS TV.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...