Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

FK Senica Diambang Bangkrut, Egy Maulana Bagaimana?

MURIANEWS, Senica- FK Senica klub yang menaungi pemain muda Indonesia Egy Maulana Vikri, diambang bangkrut. Klub anggota Liga Fortuna, Slovakia ini dililit hutang besar.

Upaya untuk menyelamatkan FK Senica, sudah dilakukan dengan perubahan di perusahaan mereka. Menyusul mundurnya pemegang saham terbesar, Oldrich Duda, kini nasib klub ini berada di tangan Peter Snegon, selaku pemilik saham yang baru.

Belum ada kejelasan mengenai bagaimana nasib FK Senica. Peter Snegon menyatakan masih akan berusaha mendapatkan bantuan dari pengusaha-pengusaha lokal di Senica. Kencitaan mereka terhadap Senica diharapkan bisa memberikan bantuan pada Senica yang menuju sekarat ini.

Dengan situasi ini, lalu bagaimana nasib Egy Maulana Vikri yang bermain di FK Senica saat ini? Klub yang pernah dua kali menjadi kampiun di Liga Slovakia ini, dikabarkan sudah mulai menunggak pembayaran gaji bagi para pemainnya. Termasuk Egy Maulana Vikri.

Tentang Egy Maulana, media Slovakia, Sport.sk melansir, bahwa pemilik saham baru FK Senica, Peter Snegon menyatakan klubnya penilaian terhadap pemain Indonesia ini. Egy Maulana dinilai menjadi salah satu asset penting bagi klubnya.

“Salah satu prioritas adalah menjaga Egy. Bukan hanya karena alasan iklan, tetapi juga karena Egy memang memiliki potensi sepakbola. Kami ingin dia tinggal bersama kami, tetapi kami tidak dapat menjaminnya terlebih dahulu. Ini semua tentang uang dan Anda tidak bisa memaksa orang untuk tidak keluar,” ujar Peter Snegon, dikutip dari Sport.sk.

BACA JUGA: Egy Maulana Cetak Brace Untuk FK Senica

Menurut Snegon, proses negosiasi dengan Egy Maulana sampai saat ini sedang berlangsung. Direktur FK Senica tetap dipegang David Balda, yang berperan besar pada proses kedatang Egy Maulana di Senica. Saat ini David Balda masih terus berkomunikasi dengan agen Egy Maulana Vikri.

“Kami masih dalam proses menyelesaikan semuanya dan saya yakin kami bisa mengatasinya. Jika tidak, maka setidaknya kami akan berusaha menyelesaikan kompetisi dengan cara yang bermartabat, yang juga kami nyatakan di Union of League Clubs,” ujar Snegon menambahkan.

Memburuknya situasi keuangan di FK Senica, menimbulkan tunggakan gaji pada para pemain. Situasi ini bahkan sudah menimbulkan eksodus dari beberapa pemain FK Senica. Hal ini diakui oleh Snegon.

Masalah ini memang tidak terelakan lagi. Bahkan FK Senica, jika memang terpaksa karena kehabisan pemain, mereka bersiap untuk memainkan pemain-pemain muda mereka. Langkah ini akan ditempuh untuk tetap bisa menyelesaikan kompetisi.

“Kami tidak bisa mengesampingkannya. Ini juga membawa kehidupan sepakbola. Jika kami tidak setuju dengan para pemain dan mereka tidak mempercayai strategi kami, kami harus menyelesaikan musim dengan para junior. Hanya cara itu yang bisa dilakukan. Saya tidak akan bisa mengatakan bagaimana semuanya akan berubah sampai Februari,” jelasnya.

Untuk selanjutnya, FK Senica akan fokus pada penyelesaian masalah keuangan pada bulan Maret, saat kontrak beberapa pemain akan berakhir. Masalah ini akan menjadi perhatian bagi manajemen FK Senica.

“Tujuan utama adalah untuk mempertahankan afiliasi kami dengan liga utama. Jika ini gagal, klub masih memiliki sepak bola muda yang kuat dan tim-A akan bermain di level yang memiliki keuangan. Prioritasnya adalah kaum muda dan kami hanya akan mempertimbangkan prosedurnya di masa mendatang. Kami tentu tidak akan menjanjikan hal-hal yang tidak dapat dipenuhi hanya untuk mempertahankan Liga Pertama di sini,” pungkasnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Sport.sk

Comments
Loading...