Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kudus Bakal Bangun Omah UMKM, Ini Fungsinya

Peserta mengikuti pelatihan untuk menciptakan UMKM baru di BLK Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM Disnakerperinkop dan UKM) Kudus berencana membangun Omah UMKM pada 2022 mendatang. Hal itu bertujuan untuk mengembangkan produk UMKM di Kudus.

Kepala Disnakerperinkop dan UKM Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, pembangunannya dianggarkan sebesar Rp 500 juta.

Rencananya lokasi Omah UMKM berada di kompleks Kantor Disnakerperinkop dan UKM Kudus. Pihaknya berencana memanfaatkan bekas gudang Balai Latihan Kerja (BLK) untuk disulap sebagai Omah UMKM.

“Sudah dianggarkan Rp 500 juta. Nanti tinggal menunggu evaluasi gubernur untuk APBD 2022,” katanya, Kamis (16/12/2021).

Lebih lanjut, pada tahapan pertama gudang tersebut nantinya direnovasi terlebih dahulu. Selanjutnya pihak dinas menyiapkan alat-alat produksi produk untuk ditempatkan di dalam Omah UMKM. Saat ini alat produksi yang sudah tersedia yakni alat pembuat kopi.

Baca: Penataan Lapak PKL Kerajinan Kudus City Walk Ditunda, Ini Sebabnya

Menurutnya, rencana pembangunan Omah UMKM ini sebagai wadah atau gerai bagi produk UMKM lokal. Sekaligus sebagai pemingkatan mutu SDM bagi para pelaku UMKM.

“Produk mereka akan di-display di sana. Selain itu ada pendampingan untuk digitalisasi marketing. Tujuannya agar penjualan produk mereka meningkat,” ujarnya.

Pendampingan juga akan dilakukan. Salah satunya soal kemasan produk UMKM. Hal itu dirasa penting karena dapat mengangkatkan penjualan.

Rini berharap dengan adanya Omah UMKM pelaku usaha dapat mengembangkan produknya. Di samping itu juga untuk mendongkrak penjualan produk UMKM.

Baca: PKL Kudus Masih Boleh Jualan di Zona Larangan

Sementara itu, Pelaku UMKM Sirup Parijotho, Triyanto menyatakan wacana pencanangan Omah UMKM sudah bergulir lama sebelumnya. Namun belum kunjung direalisasikan.

Dia berharap rencana pembangunan Omah UMKM itu bisa segera diwujudkan. Dengan begitu, pelaku UMKM bisa mengembangkan produknya.

Terlebih, menurutnya di masa pandemi Covid-19 ini pelaku UMKM ikut terdampak. “Semoga bisa diwujudkan. Sehingga membantu UMKM tetap eksis,” ungkapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.