Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Hijrah dari Tato di Kudus, Ini Cerita Mereka yang Melakoninya

Hijrah dari Tato di Kudus, Ini Cerita Mereka yang Melakoninya
Proses penghapusan tato gratis menggunakan laser (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Bagi sebagian orang, tato merupakan karya seni rajah tubuh. Namun, banyak konsekuensi yang harus ditanggung. Salah satunya, tato permanen yang susah dihapus.

Tak sedikit masyarakat pun memilih untuk menghapus tato yang telah dibuat setelah menjalani proses hijrah. Salah satunya dilakukan Muhammad Wahyudi (50), warga pati.

Ia mengikuti kegiatan penghapusan tato yang diselenggarakan Rehab Hati di Obong Steak, Jalan Pramuka Kudus, Minggu (12/12/2021). Keinginannya untuk menghapus tato memang semata-mata untuk hijrah menjadi yang lebih baik.

Wahyudi mengaku pernah mencoba menghapus tatonya sendiri menggunakan obat gatal. Itu dilakukannya sekitar delapan tahun lalu. Namun, hasilnya tak maksimal.

“Delapan tahunan dulu sudah coba hapus sendiri pakai obat gatal, hasilnya membekas dan belum bisa hilang semua,” katanya.

Tato yang ada di beberapa bagian tubuhnya tersebut sudah ada sejak 30 tahun silam. Ia sangat bersyukur adanya kegiatan hapus tato seperti ini, yang bisa membantu orang-orang yang ingin berhijrah.

Proses penghapusan tato gratis menggunakan laser (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

“Saya senang dan bersyukur ada penghapusan tato ini, karena keinginan itu keinginan saya sejak lama dan beruntung ini masih diberi kesempatan umur. Kalau ada program, saya selalu mengikutinya,” jelasnya.

Baca juga: Bantu Sempurnakan Hijrah, Rehab Hati Layani Hapus Tato Gratis

Pantauan MURIANEWS di lokasi kegiatan, ada puluhan warga dengan berbagai latar belakang dan usia datang ke lokasi kegiatan. Mereka tidak hanya datang dari Kabupaten Kudus saja. Beberapa di antaranya datang dari kota sebelah.

Kebanyakan alasan mereka menghapus tato adalah ingin berhijrah menjadi pribadi lebih baik. Sebelum dihapus tatonya, para peserta lebih dulu diruqyah.

Kemudian, mereka diminta membaca Alquran sembari menunggu giliran. Bagi yang belum bisa membaca Alquran, mereka akan dipandu tim.

Kegiatan penghapusan tato gratis itu inisiasi Rehab Hati Kudus bekerjasama dengan komunitas hijrah lain seperti, Dawwam sahabat hijrah, Brave Kudus Berani Hijrah, ACT dan Pemuda Al-Hidayah.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.