Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Para Siswa di Kudus Ingin Koruptor Dihukum Berat

Siswa SMP Kanisius, Kudus menunjukkan poster yang digambar untuk memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Siswa-siswi SMP Kanisius, Kudus memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) dengan mengikuti lomba poster tema Anti Korupsi di Masa Pandemi Covid-19. Dari poster itu mereka ingin agar koruptor dihukum berat.

Terlebih para koruptor yang megutil dana bantuan untuk masyarakat miskin di masa pandemi.

Yohannes Leon Oliver, siswa kelas 7A mengaku ingin koruptor dihukum mati. Tujuannya agar Indonesia bersih dari korupsi.

“Saat pandemi seperti ini korupsi malah banyak. Saya ingin agar koruptor dihukum berat supaya Indonesia bersih dari korupsi,” katanya, Kamis (9/12/2021).

Hal yang sama disampaikan oleh siswa kelas 8B, Eunike Christy Kusumawardhani. Menyebut jika korupsi sangat merugikan negara dan masyarakatnya.

Caroline Jovita, siswa kelas 9B menggambarkan koruptor sebagai tikus.

“Saya sedang menggambar tikus dan bumi. Ini tikusnya seakan-akan diingatkan oleh bumi kalau jangan korupsi. Karena kalau korupsi maka bumi akan memberi ganjaran hukuman mati,” ujarnya.

Dia berkeinginan agar koruptor dihukum sesuai dengan perbuatan korupsi yang dilakukannya.

Baca: Hakordia: Mak, Izinkan Anakmu jadi Musuh Koruptor

Sementara Kepala SMP Kanisius Kudus, Herry Christanto mengatakan, pendidikan anti korupsi sudah diterapkan di sekolahnya sejak Desember 2005. Artinya dua tahun setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berdiri.

“KPK berdiri 2003, kami menggagas pendidikan anti korupsi ini mulai Desember 2005,” terangnya.

Herry melanjutkan, pendidikan anti korupsi itu diberikan sepekan dengan durasi satu jam.

Selain itu, pihaknya juga memberikan refleksi pendidikan anti korupsi setiap menjelang pulang sekolah.

“Refleksi yang kita lakukan itu menanyakan kepada siswa misalnya hari ini anak diajari kedisiplinan, besok diajari kejujuran, dan sebagainya,” terangnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

 

Comments
Loading...