Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lahan Tidur di Kudus Bakal Dialihfungsikan Jadi Industri

Bupati Kudus HM Hartopo (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mulai mengebut perubahan Peraturan daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kota Kretek. Salah satu di dalamnya mengatur mengenai lahan pertanian tidur.

Dalam perubahan Perda tersebut, ada sejumlah lahan hijau yang akan dijadikan lahan kuning. Atau lahan pertaian yang akan dijadikan lahan kawasan industri.

Walau demikian, Bupati Kudus HM Hartopo menyebutkan jika lahan hijau yang akan dialihkan menjadi lahan kuning adalah lahan-lahan pertanian ataupun perkebunan yang tidur. Sementara lahan pertanian produktif dipastikan tetap aman dan tak tersentuh.

“Untuk daerah Undaan yang notabene produktif aman. Yang berubah itu yang sekarang difungsikan untuk perkebunan atau lahan tidur,” kata Hartopo, Kamis (9/12/2021).

Baca: Tahun Depan Anggaran BLT Buruh Rokok Kudus Naik Jadi Segini

Selain itu, perubahan status juga dilakukan di lahan hijau yang semula benar adalah areal pertanian, namun kini sudah disulap menjadi areal permukiman warga. Sehingga perlu adanya perubahan atas temuan di lapangan tersebut.

Pihaknya pun kini telah menjalin komunikasi lintas sektoral atas perubahan Perda Nomor 16 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kudus 2012-2032 itu.

Baca: PPKM Level 3 Nataru Batal, ASN Kudus Tetap Tak Boleh Piknik atau Mudik

“Pembahasan perubahan Perda Nomor 16 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kudus 2012-2032 akan segera dibahas melalui Panitai khusus (Pansus) di DPRD Kudus,” pungkasnya.

Berdasarkan data, zona industri Kabupaten Kudus sendiri rencananya akan ditempatkan di wilayah perbatasan Pati, Jepara, maupun Jalan Lingkar Selatan.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...