Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Bukan Ribuan, Ternyata Dua ASN di Pati yang Terima Bansos

Bupati Pati Haryanto.(MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah melakukan verifikasi adanya indikasi 3.697 aparatur sipil negara (ASN) di Pati yang diduga menerima bantuan sosial (Bansos). Hasilnya, hanya ditemukan dua ASN yang menerima bantuan untuk keluarga miskin tersebut.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, setelah mendapatkan laporan data ASN yang terindikasi terima bansos, pihaknya langsung menyuruh instansi terkait untuk melakukan verifikasi. Hasilnya hanya ada dua ASN yang memnag mendapatkan bansos tersebut.

“Yang bersangkutan (dua ASN yang menerima bansos) langsung saya suruh panggil dan saya suruh mengembalikan untuk kemudian diberikan kepada yang lebih berhak,” katanya, Rabu (8/12/2021).

Sementara Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinsos Pati Tri Haryumi mengatakan, setelah mendapatkan hasil verifikasi, keduanya adalah ASN yang bertugas di lingkungan sekolah.

“Mereka bekerja di SD Banyutowo 02, Kecamatan Dukuhseti dan SD Slungkep, Kecamatan Kayen. Itu memang ASN. Tapi golongannya rendah. Tukang bersih-bersih SD,” paparnya.

Baca: Ribuan ASN di Pati Terindikasi Terima Bansos untuk Warga Miskin

Adanya persoalan itu, kata dia, membuat dilema pihak Dinsos Pati. Pasalnya, secara regulasi ASN tak boleh menerima Bansos. Di sisi lain, melihat pekerjaan sebagai tukang kebun.

”Secara regulasi tidak boleh. Tapi ini hati nurani. Apalagi bantuannya berupa sembako. Kami harus menjawab gimana kalau ditanya seperti itu. Ini dilema,” jelasnya.

Di sisi lain, sisa dua orang penerima bansos itu hanya ASN. Sisanya THL. Dia mencontohkan, itu di antaranya, guru honorer, guru madin.

”Gajinya kan sedikit honorer itu. Surat dari Jateng pun mempermasalahkan soal ASN. Ini tidak. Toh, tugas kami hanya menyandingkan data. Selebihnya pusat,” pungkasnya.

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...