Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Kudus Turun ke PPKM Level 2, Pengetatan Tetap Dijalankan

Portal penutupan akses di Alun-Alun Kudus saat PPKM darurat beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Kudus berdasarkan evaluasi mingguan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kini berada pada level 2. Atau turun satu level dari beberapa pekan lalu yakni di PPKM Level 3.

Penurunan level tersebut dikarenakan capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kudus yang kini telah mencapai 70 persen lebih pada dosis pertama. Sehingga Kudus dinilai pantas masuk pada level PPKM tersebut. Dalam PPKM Llevel 2 sendiri, banyak aktifitas masyarakat yang dilonggarkan.

Walau demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus belum mau melonggarkan sepenuhnya aktivitas masyarakat. Pembatasan-pembatasan tetap akan dilakukan. Apalagi menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

“Kami tetap akan waspada agar tetap ada di situ bahkan bisa turun level lagi,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kudus Agus Budi Satrio, Rabu (8/12/2021).

Baca: Kantor Leasing Motor di Kudus Digeruduk Ormas 

Pemerintah sendiri, kini terus menggenjot vaksinasi bagi sejumlah kategori. Utamanya vaksinasi lansia. Hal tersebut dilakukan untuk mencapai Level 1 PPKM.

“Kalau dari segi kasus Kudus sudah landai. Hanya memang vaksinasinya yang harus dan masih terus digenjot ini,” kata Agus.

Pihaknya pun berharap masyarakat Kudus dan semua elemen mau berperan mencegah penularan Covid-19 kembali terjadi seperti libur Lebaran lalu. Salah satu caranya, yakni dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca: Kudus Siapkan Puluhan Ribu Antigen untuk Libur Nataru

Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Tentu kami tidak ingin kejadian seperti libur Lebaran terulang kembali hingga menjadi gelombang ketiga, oleh karena itu kami berharap mau berpartisipasi mencegah ini terjadi lagi,” pungkasnya.

Sementara untuk jumlah kasus aktif di Kabupaten Kudus kini hanya tersisa sebanyak satu orang saja. Jumlah tersebut berkurang satu pasien karena meninggal dunia, Rabu (8/12/2021) kemarin.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

 

Comments
Loading...