Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

METRO JAKARTA

DKI Jakarta Tetap Terapkan PPKM Level 3 Nataru

DKI Jakarta Tetap Terapkan PPKM Level 3 Nataru
Ilustrasi PPKM di Jakarta. (dok. BKIP Kemenhub)

MURIANEWS, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta putuskan tetap terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3 saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti.

Keputusan itu tertuang di Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1430 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Covid19 yang menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 pada saat Natal dan Tahun Baru 2022.

“Menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Level 3 ‘Corona Virus Disease 2019’ 2019 selama 10 (sepuluh) hari terhitung sejak tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022,” demikian bunyi Kepgub 1430 pada diktum kesatu dikutip MURIANEWS, Selasa (7/12/2021).

Kepgub tersebut ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak 2 Desember 2021 dan mulai diberlakukan pada 24 Desember 2021.

Baca juga: Penerapan PPKM Level 3 saat Nataru BATAL

Melansir Antaranews.com, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, sebelumnya, mengatakan peningkatan level PPKM itu harus dihadapi dan dijalani untuk menekan penularan COVID-19 saat Natal dan Tahun Baru 2022.

Biasanya, lanjut dia, momentum libur diikuti peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 sehingga harus dilakukan langkah pencegahan salah satunya dengan melakukan pembatasan aktivitas masyarakat lebih ketat.

Dengan kenaikan PPKM menjadi level 3, sejumlah penyesuaian dilakukan di antaranya pengetatan jumlah kapasitas di sektor-sektor tertentu misalnya sektor usaha non esensial dari sebelumnya 50 persen menjadi 25 persen kerja dari kantor (WFO).

Sektor esensial di antaranya keuangan dan perbankan dari sebelumnya maksimal 75 persen nantinya menjadi maksimal 50 persen.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah membatalkan penerapan PPKM Level 3 se-Indonesia saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Meski begitu, ada beberapa pengetatan yang dilakukan selama Nataru.

“Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM level 3 pada periode Nataru pada semua wilayah,” kata Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dikutip MURIANEWS dari laman resmi Kemenko Marves, Selasa (7/12/2021).

“Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yg berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan,” tambahnya.

Selanjutnya, dengan adanya keputusan itu, Inmendagri No 62 tahun 2021 dan SE terkait Pencegahan dan Penanganan Covid19 saat Nataru akan direvisi. Aturan detail akan dituangkan dalam revisi tersebut.

Sebelumnya, pemerintah merencanakan penerapan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia saat Natal dan Tahun Baru (Nataru). Aturan itu berlaku mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2022.

Itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Dalam keterangannya, Muhadjir mengatakan penerapan itu dilakukan guna menekan mobilitas masyarakat saat momen Nataru. Tujuan utamanya, mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19

“Selama libur Nataru, seluruh Indonesia akan diberlakukan peraturan dan ketentuan PPKM Level 3,” kata Effendy.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Antaranews.com

Comments
Loading...