Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Vaksinasi di Kudus: Dosis Satu 73 Persen, Dosis Dua 53 Persen

Salah satu peserta vaksin di KPSG Sukun. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus terus melakukan percepatan vaksinasi di semua kategori. Baik dosis satu maupun dosis dua.

Update terakhir per 5 Desember 2021 kemarin, capaian vaksinasi di dosis pertama telah mencapai 485.344 orang atau sekitar 73 persen dari target sebanyak 665.884 orang.

Sementara jumlah masyarakat Kudus yang telah menerima vaksin lengkap satu dan dua, kini juga mulai melewati angka 50 persen. Atau tepatnya 53 persen, yakni sekitar 348.402 orang.

“Baik untuk dosis satu dan dua terus kami upayakan percepatannya,” kata Kasi Surveilans dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Aniq Fuad, Senin (6/12/2021).

Untuk stok vaksin sendiri, imbuh Aniq, masih sangat mencukupi. Apalagi untuk jenis vaksin Sinovac. Di mana kini tersedia sebanyak 87 ribu dosis Sinovac.

“Untuk sinovac akan dikebut penyuntikannya baik di dosis satu dan dosis dua,” ujarnya.

Baca: Kudus Siapkan Puluhan Ribu Antigen untuk Libur Nataru

Sementara untuk mereka yang pada dosis pertama disuntik vaksin Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna, maka diharapkan bisa menunggu. Pengiriman vaksin-vaksin tersebut saat ini tengah dikoordinasikan.

“Sementara ini yang akan datang lagi adalah Pfizer dan AstraZeneca, itu untuk penyuntikan dosis dua nanti,” tuturnya.

Pihaknya pun berharap masyarakat masih bersemangat dalam melaksanakan vaksinasi ini. Karena saat ini, tren vaksinasi di Kudus sedang meningkat. Terutama pada vaksinasi lansia yang kini hampir tembus 60 persen.

“Puskesmas juga terus muter ini melaksanakan vaksinasi keliling karena banyak desa yang minta bantuan tenaga medis untuk itu,” lanjut dia.

Baca: Omicron Mengintai, Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Diminta Segera Dilakukan

Walau telah divaksin, pihaknya berharap masyarakat tidak lupa akan penerapan protokol kesehatannya. Mengingat hal yang paling penting dalam pencegahan penularan adalah prokes tersebut.

“Ya seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkas Aniq.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...