Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Kudus Siapkan Puluhan Ribu Antigen untuk Libur Nataru

Petugas tengah melakukan swab salah satu pengunjung pusat perbelanjaan di Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus menyiapkan setidaknya 60 ribu rapid antigen untuk proses tracing dan tracking baik acak maupun penulusuran kontak di Kota Kretek selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pihak DKK sendiri, memang akan menggencarkan pengetesan acak. Dengan begitu, lonjakan kasus bisa dilakukan sejak dini.

“Di stok kami masih aman, itu dilakukan untuk menemukan kasus-kasus baru kemudian segera diberi perawatan untuk memutus mata rantai penularan,” kata Kasi Surveilans dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Aniq Fuad, Senin (6/12/2021).

Aniq mengatakan, masyarakat tak perlu risau bila menghadapi hal tersebut. Asal tetap menjalankan protokol kesehatan, maka tetap akan terhindar dari penularan virus tersebut. Apalagi bila yang bersangkutan telah menjalani vaksinasi.

“Namun kami ingatkan kembali penerapan prokesnya seperti memakai masker dan menjaga jarak haru selalu dilakukan, jangan setengah-setengah,” ujarnya.

Baca: Siswa di Kudus Libur saat Nataru, Guru Tak Boleh Cuti

Namun, apabila nanti terpapar Covid-19 dan tidak bergejala, maka pihaknya juga berharap yang bersangkutan bisa menjalankan isolasi mandiri dengan baik dan benar. Sehingga mata rantai penularan bisa terputus.

“Ketika bergejala maka akan dirawat di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19,” pungkasnya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus Muhtamat menilai, pemerintah daerah harus sudah ancang-ancang soal sikap dan kebijakan yang akan menjelang libur Nataru.

Apalagi, pemerintah pusat juga telah mengeluarkan sejumlah pedoman untuk itu. Pemkab pun, kemudian diminta tegas soal ini.

“Pemerintah daerah harus mulai menentukan sikap mau bagaimana Kudus nanti saat libur natal dan tahun baru, kalau tegas ya aturannya dibuat sedemikian rupa, kalau mau dilonggarkan tentunya juga tetap harus ada pembatasan,” kata dia Senin (6/12/2021).

Baca: Siswa di Kudus Tetap Libur Nataru, Penerimaan Rapor Tak Diundur

Ketika nanti sudah dibuat, sosialisasi juga diharapkan bisa dilakukan setelahnya. Sehingga masyarakat tidak mengalami kebingunan dan tau harus melakukan hal apa untuk menyikapinya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...